Selain itu, lanjut Mardono, CFD tidak hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga dalam rangka memberikan ruang publik yang aman, nyaman, dan sehat bagi masyarakat.
BACA JUGA:Sejauh Mana Persiapan Sekolah Rakyat Menyambut Tahun Ajaran 2025-2026?
BACA JUGA:Tidak Butuh Insektisida! Inilah 4 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Bisa Ditanam Disekitar Rumah
Selain berolahraga dan bersosialisasi, warga juga dapat menikmati berbagai kegiatan UMKM dan hiburan lokal yang turut meramaikan kawasan CFD.
"Ini merupakan langkah nyata Pemkab Indramayu dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan menciptakan ruang kota yang lebih manusiawi dan inklusif," ujar Mardono.
Kegiatan car free day yang merupakan sarana untuk olahraga, kini banyak diselingi dengan berbagai kegiatan.
Di Kabupaten Kuningan misalnya, kegiatan car free day yang dilakukan setiap minggu pagi di Alun-alun, kini diisi dengan kesenian anak-anak.
BACA JUGA:1737 PPPK di Kabupaten Cirebon Segera dilantik, Honorer Paruh Waktu Menyusul
BACA JUGA:Jangan Asal Berjemur! Inilah 4 Bahaya Sinar UV Apabila Menyentuh Kulit Secara Langsung
Kegiatan dengan nama Program Heman Ka Budak ini, merupakan singkatan dari Helaran Mingguan Kebudayaan dan Kesenian Kuningan.
Gelaran tersebut, merupakan agenda rutin yang digagas oleh Komunitas Maskumambang, sekelompok warga dan seniman yang aktif mendukung kemajuan budaya di Kuningan.
Komunitas ini dipimpin oleh Dodo Suwondo, mantan Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Kuningan.
Dengan diisi acara tersebut, suasana car free day di Jalan Siliwangi Kuningan jadi semakin semarak.
BACA JUGA:SPMB 2025 di Kabupaten Cirebon, Bupati Imron: Adil dan Tidak Dipungut Biaya Sepeserpun
BACA JUGA:Idul Adha 1446 H, Paguyuban Wong Banyumasan Gelar Silaturahmi dan Potong 5 Ekor Hewan Kurban
Lewat aksi aksi panggung anak-anak yang menampilkan berbagai tarian dan kesenian tradisional penuh semangat, menambah keceriaan.