Untuk menikmati Kupat Glabed yang lezat, kunjungi Kupat Glabed Pak Makhali di daerah Panggung, Tegal Timur, tepat di Alun-alun PJKA Tegal.
Warung ini selalu dipenuhi pengunjung, terutama saat lebaran, dan terkenal dengan tambahan kerupuk kuning serta sate blengong sebagai pelengkap yang sempurna.
Kupat Glabed sudah menjadi hidangan pengisi tenaga bagi para pedagang dan pekerja di pelabuhan Tegal selama berabad-abad.
4. Rujak Teplak
Rujak Teplak merupakan kuliner khas yang cukup unik dengan rasa pedas sekaligus menyegarkan, menghadirkan perpaduan asam dan manis dalam satu hidangan.
Berbeda dari rujak biasa, makanan dari Tegal ini terdiri dari berbagai sayuran segar yang disiram dengan sambal gaul pedas khas.
Kelezatan Rujak Teplak yang membuat ketagihan berasal dari sambal gaulnya, yang terbuat dari campuran cabai, kacang, dan singkong, menghasilkan perpaduan rasa pedas dan gurih yang khas.
Dengan sekitar sembilan jenis sayuran seperti kangkung, tauge, daun pepaya, daun singkong, pare, mentimun, dan jantung pisang, Rujak Teplak tidak hanya lezat tetapi juga penuh nutrisi.
Rujak Teplak terbaik di Tegal, kunjungi Rujak Teplak Yu Pesek di Jl. Kapten Sudibyo (depan Samsat Kota Tegal) yang terkenal dengan rasa pedas manisnya yang segar dan bikin bibir monyong, dengan bonus keramahan sang penjual.
Pilihan lainnya adalah Rujak Teplak Bu Kapsah yang berlokasi di depan Swalayan Mitra Kota Tegal, terkenal dengan beragam sayurannya terutama kangkung yang berlimpah.
Itulah empat kuliner khas Tegal yang wajib dicoba saat mengunjungi kota bahari ini! Setiap hidangan memiliki keunikan rasa dan sejarah panjang yang membuatnya menjadi bagian penting dari identitas kuliner Tegal.
Mulai dari Sega Ponggol yang penuh sejarah, Sate Kambing Muda yang terkenal, Kupat Glabed dengan kuahnya yang kental, Rujak Teplak yang menggugah selera, hingga Nasi Lengko yang sederhana namun membuat rindu — semuanya siap menyempurnakan pengalamanmu di Tegal!
Artikel ditulis oleh Pitriyani Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam UINSSC yang sedang Magang.