Tahun 2025, Bencana Tanah Longsor Paling Banyak Terjadi di Wilayah Kuningan

Sabtu 03-01-2026,16:36 WIB
Reporter : Agus Phanter
Editor : Asep Kurnia

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM - Kabupaten Kuningan mencatatkan musibah tanah longsor paling banyak terjadi di tahun 2025.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, sebanyak 324 kejadian bencana terjadi sepanjang tahun 2025.

Data tersebut terhimpun sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2025, dan tersebar di 31 kecamatan serta 127 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Kuningan.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana mengungkapkan, bahwa dari ratusan kejadian tersebut, tanah longsor menjadi bencana paling banyak dengan total 199 kejadian.

"Sepanjang tahun 2025, kejadian bencana di Kuningan didominasi oleh tanah longsor dan cuaca ekstrem," jelas Indra Bayu Permana, dikutip dari Harian Radar Cirebon Jumat 2 Januari 2025.

BACA JUGA:Gagal Menyalip, Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Truk di Depan Aspol Pesisir Cirebon

BACA JUGA:Awalnya Diragukan, Kini Mengejutkan! Tunda Bayar Kuningan Tuntas, Sekda Bongkar Fakta Optimisme

Menurut Indra, bencana tersebut dipengaruhi kondisi geografis dan curah hujan yang cukup tinggi di sejumlah wilayah.

Selain longsor, lanjutnya, bencana lain yang kerap terjadi adalah cuaca ekstrem yang menimbulkan efek lanjutan.

Akibat cuaca ekstrem, terdapat 67 kejadian. Banjir 10 kejadian, kebakaran rumah dan bangunan 16 kejadian, bangunan ambruk 26 kejadian, orang hanyut 5 kejadian, serta 1 kejadian orang hilang.

Ia menjelaskan, dampak kebencanaan tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berimbas pada keselamatan dan kehidupan masyarakat. 

Berdasarkan data BPBD Kuningan, tercatat 6 orang meninggal dunia, 3 orang luka-luka, 257 jiwa mengungsi, serta 1.698 jiwa terdampak akibat berbagai peristiwa bencana sepanjang tahun lalu.

BACA JUGA:Akhirnya Terjawab! TPP ASN Kuningan Dipastikan Cair Utuh Januari 2026, Ini Kata Sekda

BACA JUGA:Panduan Lengkap Glamping di Kuningan dan Lokasi Terindah di Kaki Ciremai

Dari sisi kerusakan permukiman, BPBD Kuningan mencatat 31 unit rumah rusak berat, 48 unit rusak sedang, 170 unit rusak ringan, 56 unit rumah terancam, serta 189 unit rumah terendam banjir. 

Kategori :