Komitmen menjaga disiplin fiskal kembali ditegaskan Bupati Dian saat membuka Rapat Koordinasi Perangkat Daerah 2025 di Diva Pujasera Kasturi, Senin (8/12/2025).
Sejak awal, Bupati menekankan bahwa seluruh program harus disusun secara realistis dan terukur, dengan satu prinsip utama: tidak boleh ada gagal bayar di APBD 2025.
Instruksi tersebut menjadi keputusan bersama dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Menurutnya, keberhasilan menuntaskan tunda bayar 2024 tidak akan berarti apa-apa jika kesalahan serupa terulang.
Seluruh perangkat daerah diminta menyiapkan langkah konkret agar stabilitas keuangan terjaga dan pembangunan tidak tersendat.
Beragam teori kepemimpinan selalu mengingatkan bahwa kesalahan memilih pemimpin dapat berujung pada ketidakstabilan, ketidakadilan, bahkan kehancuran organisasi.
Dalam konteks itu, kepemimpinan Dr Dian Rachmat Yanuar MSi dinilai sebagai sebuah pengecualian.
Kemampuannya mengelola perubahan, menata ulang keuangan daerah, dan mengembalikan kepercayaan publik menempatkannya pada posisi yang sulit dibandingkan.
APBD Kuningan 2025 yang terbebas dari ancaman gagal bayar menjadi penanda penting bahwa kepemimpinan yang berintegritas masih memiliki tempat dalam praktik pemerintahan daerah.