“Apabila bulan Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”
Hadis ini menggambarkan suasana ilahiah yang begitu kuat di bulan Ramadhan. Kesempatan untuk berbuat baik terasa lebih mudah, sementara dorongan maksiat cenderung melemah.
Secara spiritual, ini adalah momentum terbaik untuk membentuk kebiasaan positif. Jika selama Ramadhan seseorang mampu menjaga lisan, menahan amarah, memperbanyak ibadah, maka kebiasaan itu berpotensi berlanjut di bulan-bulan berikutnya.
BACA JUGA:Libur Imlek 2026, KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 29.945 Tiket KA, Cek Jadwal dan Rutenya!
Momentum Transformasi Diri
Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia adalah madrasah kehidupan. Bulan ini melatih kesabaran, empati terhadap kaum dhuafa, kedisiplinan waktu, serta ketundukan total kepada Allah SWT.
Dengan memahami berbagai keutamaannya—sebagai penghulu bulan, bulan ampunan, bulan pelipatgandaan pahala, bulan turunnya Al-Qur’an, serta bulan dibukanya pintu surga—semestinya setiap Muslim menyambut Ramadhan dengan persiapan terbaik.
Karena bisa jadi, Ramadhan tahun ini adalah kesempatan terakhir yang Allah berikan.
Wallahu a’lam.