Menu tradisional ini tak pernah gagal menggugah selera. Nasi uduk yang gurih berpadu dengan tempe goreng yang kaya protein nabati menjadi kombinasi pas untuk sahur.
Tempe mengandung protein dan serat yang membantu tubuh kenyang lebih lama. Meski sederhana, menu ini mampu memberikan energi cukup untuk beraktivitas hingga waktu berbuka tiba.
8. Bubur Kacang Hijau
Bubur kacang hijau dikenal sebagai sumber protein nabati dan serat yang baik untuk tubuh. Kandungan karbohidrat kompleksnya mampu memberikan energi bertahap sehingga tidak mudah lemas saat puasa.
Rasanya yang manis alami juga membuat menu ini cocok bagi Anda yang tidak terlalu berselera makan berat saat sahur.
9. Bubur Jagung Lembut
Selain kacang hijau, bubur jagung juga bisa menjadi alternatif sahur yang nyaman di perut. Teksturnya lembut dan mudah dicerna, terutama bagi Anda yang kurang nyaman makan berat saat dini hari.
Jagung mengandung serat dan vitamin yang membantu sistem pencernaan tetap lancar serta menjaga rasa kenyang lebih lama.
10. Macaroni Schotel yang Bisa Disiapkan Sejak Malam
Menu ini cocok untuk Anda yang ingin sahur praktis tanpa harus memasak saat bangun tidur. Macaroni schotel bisa dibuat dalam jumlah besar pada malam hari, lalu disimpan di kulkas.
Perpaduan makaroni, telur, susu, dan keju menghasilkan kombinasi karbohidrat, protein, dan lemak sehat yang seimbang. Tinggal dipanaskan sebentar, hidangan pun siap disantap.
Memilih menu sahur yang tepat tidak harus rumit. Kuncinya adalah memastikan kandungan karbohidrat kompleks, protein, serat, dan cairan tercukupi.
Dengan persiapan sederhana, Anda tetap bisa menikmati sahur yang lezat, sehat, dan tidak menyita banyak waktu.
Selamat mencoba berbagai menu sahur antiribet ini, dan semoga puasa Anda berjalan lancar tanpa rasa lemas!