Bupati Dian Temui Massa ‘Ciremai Memanggil’, Tegaskan Komitmen Selamatkan Gunung Ciremai

Jumat 20-02-2026,10:30 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Tatang Rusmanta

Kawasan tersebut dikenal memiliki fungsi vital sebagai daerah tangkapan air dan penyangga kehidupan masyarakat sekitar.

BACA JUGA:Lewat Skema KPBU, Pemkot Cirebon Siap Terangi Kota Tanpa Bebani APBD

BACA JUGA:Pemerintah Atur Pembelajaran Selama Ramadan 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

“Ini bukan sekadar soal getah pinus. Ini soal masa depan lingkungan kita,” ujar Amalo dalam orasinya.

Desakan Usut Tuntas dan Lindungi Aktivis

Massa aksi mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran tersebut, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual maupun penadah getah ilegal. 

Transparansi dan penegakan hukum dinilai menjadi kunci menjaga wibawa kawasan konservasi.

Aksi “Ciremai Memanggil” ditutup dengan penandatanganan petisi berisi empat tuntutan utama: penghentian penyadapan tanpa izin, pengusutan pihak-pihak yang terlibat, perlindungan terhadap aktivis dari intimidasi, serta evaluasi kebijakan zonasi kawasan konservasi.

Menariknya, petisi tersebut turut ditandatangani Bupati Dian sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian Gunung Ciremai.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa isu lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan prioritas nyata. 

Publik kini menanti tindak lanjut konkret agar Gunung Ciremai tetap lestari, bukan hanya hari ini, tetapi untuk generasi mendatang.

Kategori :