Hadiri Bukber di Cirebon, Shinta Nuriyah Ajak Perkuat Moral dan Toleransi

Sabtu 21-02-2026,02:01 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Rusdi Polpoke

“Dalam Al-Qur’an disebutkan, setiap bencana ada pelajaran. Pertama sebagai peringatan, kedua sebagai hukuman, dan ketiga sebagai ujian dari Allah SWT. Tinggal bagaimana kita menyikapinya,” ungkapnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa, termasuk isu demokrasi yang dinilai sebagian kalangan sedang goyah, harus dijawab dengan penguatan moral, solidaritas sosial, dan komitmen menjaga persatuan.

Ramadan, lanjutnya, menjadi momentum tepat untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.

BACA JUGA:Vihara Tertua di Cirebon Resmi Bersertifikat, AHY Tegaskan Komitmen Negara Jaga Toleransi

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diinisiasi Shinta Nuriyah bersama kalangan Nahdlatul Ulama dan berbagai elemen masyarakat.

“Kami dari pemerintah daerah menyampaikan selamat menjalankan ibadah bulan Ramadan. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh Bu Shinta ini menjadi simbol kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.

Ia menegaskan, buka puasa bersama bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga pengingat pentingnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita diajarkan bahwa toleransi antarumat beragama sangat diperlukan demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka, diiringi harapan agar Ramadan tahun ini membawa kedamaian dan kekuatan baru bagi masyarakat Cirebon serta bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Melalui pesan-pesan moral yang disampaikan, kegiatan ini menjadi refleksi bahwa di tengah bencana dan dinamika demokrasi, nilai persaudaraan dan toleransi tetap menjadi fondasi utama kehidupan berbangsa. (*)

Kategori :