Helikopter untuk Antar Jemput Pasien dan Dokter di Jabar, Begini Penjelasan KDM

Minggu 22-02-2026,19:30 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

Sistemnya bersifat on call selama satu tahun, sehingga dapat digunakan kapan pun dibutuhkan.

Di sisi lain, penguatan fasilitas kesehatan di RSUD Jampangkulon juga terus dilakukan. 

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), rumah sakit tersebut mendapatkan alokasi anggaran belanja modal bangunan kesehatan senilai Rp49 miliar. 

Anggaran itu rencananya dialokasikan untuk pembangunan Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Jika terealisasi, kebijakan ini berpotensi menjadi terobosan besar dalam pemerataan layanan kesehatan di Jawa Barat, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Kini, publik menanti realisasi konkret dari wacana ambisius tersebut.

Artikel ini sebelumnya telah diterbitkan Jabarekspres.com dengan judul: Dedi Mulyadi Wacanakan Sewa Helikopter untuk Antar Jemput Pasien dan Dokter di Jabar

Kategori :