Disnaker Kabupaten Cirebon Perkuat Layanan PMI lewat MRC

Jumat 13-03-2026,13:00 WIB
Reporter : Deny Hamdani
Editor : Leni Indarti Hasyim

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon memperkuat kolaborasi lintas lembaga untuk meningkatkan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan Migrant Worker Resource Center (MRC) di daerah.

Langkah ini ditandai dengan penyelenggaraan Lokakarya Konsolidasi Nasional Penguatan Keberlanjutan MRC yang digelar di Kantor LTSA Penempatan dan Perlindungan PMI Kabupaten Cirebon, Rabu (11/3).

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendriyanto mengatakan, perlindungan pekerja migran tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Diperlukan sinergi antara pemerintah, organisasi internasional, lembaga masyarakat sipil, hingga serikat pekerja migran.

BACA JUGA:Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung

Menurut Novi, pengembangan MRC di Kabupaten Cirebon merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Pemerintah Kabupaten Cirebon, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), Women Crisis Center Mawar Balqis, serta Serikat Buruh Migran Indonesia.

“Program ini menyatukan berbagai lembaga untuk memberikan layanan yang berkualitas, mudah diakses, terpadu, responsif gender, dan berbasis hak bagi pekerja migran Indonesia,” ujar Novi.

Ia menjelaskan, MRC menjadi pusat layanan yang menyediakan berbagai fasilitas bagi pekerja migran, mulai dari informasi migrasi kerja yang aman, konsultasi, pendampingan, hingga program pemberdayaan bagi purna pekerja migran dan keluarganya.

Lokakarya tersebut diikuti ratusan pekerja migran dan purna pekerja migran dari berbagai daerah. Forum ini juga menjadi ajang konsolidasi nasional untuk memperkuat keberlanjutan layanan perlindungan pekerja migran di tingkat daerah.

BACA JUGA:Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini

Direktur Jenderal Perlindungan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Rinardi, menilai, Kabupaten Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam menerjemahkan kebijakan perlindungan pekerja migran ke dalam implementasi di daerah.

“Sinergi antara kebijakan nasional dan implementasi di tingkat daerah sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program perlindungan pekerja migran,” kata Rinardi.

Selain lokakarya, kegiatan juga diramaikan dengan penampilan tari budaya oleh anak-anak pekerja migran asal Cirebon, kampanye purna pekerja migran, serta pameran produk karya purna pekerja migran binaan MRC dari lima wilayah percontohan, yakni Kabupaten Cirebon, Lampung Timur, Tulungagung, Deli Serdang, dan Kupang.

Melalui kegiatan ini, Disnaker Kabupaten Cirebon berharap kolaborasi berbagai pihak dalam penguatan MRC terus meningkat. Dengan begitu, perlindungan sekaligus pemberdayaan bagi pekerja migran Indonesia dapat berjalan secara berkelanjutan. (den/adv)

BACA JUGA:Pemkab Cirebon Berhasil Pulangkan Korban Dugaan TPPO dari China

Kategori :