Nobar Persija vs Persib di Cirebon Dilarang, Simak Nih Penjelasan Kapolres Ciko

Jumat 08-05-2026,11:55 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Rencana nonton bareng atau nobar pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada 10 Mei 2026 dipastikan tidak bisa digelar di wilayah hukum Polres Cirebon Kota (Ciko). 

Kepolisian mengambil langkah tegas dengan tidak mengeluarkan izin untuk seluruh kegiatan nobar demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar. 

Menurutnya, larangan itu berlaku untuk seluruh kelompok suporter tanpa terkecuali, baik pendukung Persija maupun Persib.

BACA JUGA:Analisis Persija vs Persib: Adu Tajam Lini Depan Macan Kemayoran vs Mental Juara Maung Bandung

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gesekan antarpendukung dua klub besar tersebut yang selama ini dikenal memiliki rivalitas tinggi di sepak bola Indonesia.

“Untuk Polres Cirebon Kota tidak mengeluarkan izin untuk nobar, baik itu Persib maupun Persija,” ujar AKBP Eko Iskandar saat ditemui di Gedung DPRD Kota Cirebon, Jumat (8/5/2026).

Polres Cirebon Kota menilai pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia itu berpotensi memicu kerawanan apabila digelar dalam bentuk nobar massal di ruang publik maupun kafe-kafe.

Apalagi, pada pertandingan sebelumnya sempat terjadi ketegangan antarpendukung di kawasan flyover Pegambiran, Kota Cirebon. 

BACA JUGA:Persija vs Persib: Dijauhkan dari Rumah, Macan Kemayoran Tak Gentar, Ini Komentar Bek Andalan dan Pelatih

Situasi tersebut nyaris berujung bentrokan sebelum akhirnya berhasil diredam aparat keamanan.

Kapolres mengungkapkan, kejadian itu menjadi salah satu pertimbangan utama pihak kepolisian mengambil kebijakan pelarangan nobar Persija vs Persib di Cirebon.

“Pada saat pertandingan terakhir Persib dan Persija, ada dua kubu yang hampir bentrok di flyover. Oleh karena pertimbangan tersebut, kita tidak menghendaki adanya kejadian seperti ini lagi,” katanya.

Meski melarang nobar, pihak kepolisian menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan berarti anti terhadap sepak bola maupun aktivitas mendukung klub favorit. 

BACA JUGA:Saling Bantah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon: dari Mutasi hingga Rekrutmen

Kategori :