Kapan Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Lengkap BKN

Sabtu 18-07-2026,20:26 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

Sementara pembahasan CPNS belum memasuki tahap final, BKN saat ini tengah memfokuskan perhatian pada pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk kebutuhan tenaga di Sekolah Rakyat.

Terpisah, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengatakan tahapan berikutnya dalam rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat adalah Seleksi Kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT).

BACA JUGA:455 CPNS Majalengka Resmi Diangkat, 2 Orang Gagal Lolos jadi PNS

Seleksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 Juli 2026 setelah seluruh proses pendaftaran pelamar selesai dilaksanakan.

Menurut Wisudo, seluruh proses seleksi akan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama tanpa diskriminasi.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan seleksi mengacu pada berbagai regulasi yang menjadi dasar hukum pengadaan Aparatur Sipil Negara, mulai dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024, Keputusan Menteri PANRB Nomor 347 Tahun 2024, hingga Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024 mengenai prosedur pelaksanaan seleksi menggunakan metode CAT.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi, BKN telah menyiapkan sebanyak 42 titik lokasi ujian di berbagai daerah.

Lokasi tersebut terdiri atas 35 titik milik BKN yang meliputi kantor pusat, kantor regional, hingga Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Selain itu, terdapat tujuh titik lokasi mandiri yang disiapkan oleh instansi terkait.

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 27 Juli 2026 atau sekitar 15 hari.

BACA JUGA:Dirjen GTKPG Dorong Seleksi CPNS untuk Guru, Bukan PPPK: Simak Alasan dan Data Terbaru Honorer

BKN memastikan seluruh tahapan seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sehingga hasil ujian dapat diproses secara objektif, transparan, dan meminimalkan potensi kecurangan.

Melalui sistem tersebut, setiap peserta akan dinilai berdasarkan kemampuan masing-masing tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.

BKN juga mengingatkan seluruh peserta PPPK Sekolah Rakyat agar rutin memantau informasi resmi mengenai jadwal dan lokasi ujian.

Peserta diminta mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan serta hadir di lokasi ujian paling lambat 60 menit sebelum pelaksanaan tes sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Wisudo menambahkan, penyelenggaraan seleksi berbasis teknologi merupakan bentuk komitmen BKN dalam menghasilkan aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas.

Kategori :