INDRAMAYU– Genderang perang dikobarkan para petani di Desa Bongas, Kecamatan Bongas. Namun perang kali ini bukan menghadapi para penjajah, melainkan musuh petani yakni berit alias hama tikus yang mengancam kedaulatan pangan. Perang terhadap hewan pengerat, diwarnai dengan aksi gropyokan masal, Kamis (6/7). Kuwu Bongas, Kadir bersama puluhan dan pamong desa melaksanakan pemberantasan hama tikus secara serentak diareal persawahan Blok Pentil. Layaknya perang gerilya, gropyokan dilaksanakan secara mendadak dan penuh strategi. Rupa-rupa cara dilakukan. Di antaranya menggali lubang tikus kemudian menggebuk tikus saat keluar dari lubangnya, mengisi lubang-lubang tikus dengan air kemudian tikus yang keluar dari lubang langsung dipukul dengan kayu, serta menggunakan emposan dengan racun tikus. Semak-semak di pinggir jalan raya yang menutup lobang tikus dipangkas dan dibakar. Ratusan ekor tikus berhasil dibunuh dalam gropyok massal yang berlangsung dari pagi hingga siang hari itu. Agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap, bangkai tikus yang dimasukkan kedalam karung ukuran sedang lantas dikubur di sekitar persawahan. ”Jika hama berit ini tidak segera kita atasi, maka akan menjadi ancaman di masa tanam gadu hingga menyebabkan gagal panen,” ujar Kuwu Kadir didampingi sekratris Camat Bongas, Haryono SH. Apalagi menurut dia, tikus merupakan binatang yang cerdik dan perkembangbiakannya sangat cepat. Jika dibiarkan, maka bisa menyebabkan puso (gagal panen). Serangan tikus bisa terjadi sejak awal tanam sampai jelang panen. Kuwu Kadir menyebut, luas areal pertanian di Desa Bongas mencapai 505 hektare. Dari jumlah tersebut, setengahnya merupakan endemis tikus. Daerah endemis tikus berada di sepanjang saluran irigasi serta pinggir jalan raya. “Sekarang ini serangan berit masih masuk kategori ringan. Tapi harus tetap diantisipasi. Salah satunya dengan aksi gropyokan massal,” tandas Kuwu Kadir. (kho)
Petani Bongas Perang Melawan Tikus
Jumat 07-07-2017,20:35 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,08:48 WIB
2 Pemuda Curi HP di Kedawung Lalu Motor di Mundu, Berakhir Babak Belur
Sabtu 21-03-2026,22:01 WIB
Arus Mudik Lokal Diprediksi Membludak H+1 Lebaran, Polisi Siapkan Strategi
Minggu 22-03-2026,10:56 WIB
Wisata Cirebon Terbaru! Museum AI Lotus Sajikan Sejarah Pangeran Matangaji dengan Visual Modern
Minggu 22-03-2026,08:18 WIB
HP Dicuri Pagi di Sutawinangun, Malamnya Kapolsek Kedawung Serahkan Kepada Korban
Minggu 22-03-2026,08:28 WIB
Momen Mudik Artis Olivia Jensen di Cirebon, Kunjungi Keraton Kacirebonan dan Keluarga
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:00 WIB
Cara Memilih Laptop untuk Kerja dan Gaming agar Tidak Overbudget
Minggu 22-03-2026,20:00 WIB
Strategi Prabowo: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat, Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Minggu 22-03-2026,19:34 WIB
Tunjangan Guru Skema Baru 2026 Cair Bulanan, Lebih Pasti dan Bikin Tenang
Minggu 22-03-2026,19:23 WIB
Prabowo Soal Perjanjian Tarif AS: Investasi Asing Boleh Masuk, Hilirisasi Wajib
Minggu 22-03-2026,19:14 WIB