BANDUNG-Agar tidak bingung setelah lulus SMA/SMK/MA, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan membuka Creator Edi Job Fair. Menurut Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat, Atalia Prayatya Kamil, yang ditunjuk untuk membuka acara tersebut di SMK Negeri 9 Bandung, acara ini merupakan salah satu jawaban untuk membantu meningkatkan potensi sumber daya manusia (SDM) yang ada. Baik dari mitra industri, instansi pemerintah, dan SMK di Bandung Raya. \"Ini sangat penting untuk dihadirkan. Sehingga, siswa yang ada di sekolah diberikan pembekalan bagaimana mereka harus menghadapi tantangan ke depan,\" tuturnya. Lebih jauh dia mengatakan, kegiatan ini tepat diselenggarakan setelah SMK melaksanakan USBN, UNBK, dan UKK ini bisa jadi solusi memperpendek masa tunggu lulusan sebelum berwirausaha, bekerja, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. \"Inilah yang diperlukan oleh mereka, karena biasanya siswa bingung harus kemana dan ngapain. Jadi, ada program bagus, namanya BMW yakni Bekerja, Melanjutkan atau Wirausaha,\" kata istri dari Ridwan Kamil ini. Dia juga melanjutkan, jika program pemerintah ini bisa menjadi solusi bagi lulusan SMK setelah lulus. \"Artinya mereka punya banyak pilihan apakah mereka akan bekerja, melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi atau berwirausaha,\" imbuhnya. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika mengungkapkan, SMKN 9 Bandung merupakan satu dari 21 SMK revitalisasi yang telah dicanangkan pemerintah pusat dan daerah. Jadi, sudah selayaknya sekolah ini memberi bukti kelayakan bahwa lulusannya mampu bekerja, melanjutkan dan berwirausaha di bidang pariwisata, ditambah dapat menularkan keberhasilannya ke SMK lain. \"Salah satu bukti revitalisasi yang telah dicapai SMKN 9 ini adalah kurikulum berbasis industri yang hari ini melakukan PKS dengan mitra industri sebagai wujud peningkatan mutu sekolah melalui pembelajaran berbasis produk dengan nama Teaching Factory,\" ungkapnya. Perlu diketahui, Jawa Barat mempunyai 2.937 SMK, merupakan yang terbanyak di Indonesia. SMK negeri sebanyak 287 unit (9,7 persen) dan SMK swasta 2.650 unit (90,3 persen). \"Adapun jumlah siswanya mencapai 1.074.567 siswa, meliputi siswa SMK negeri 298.931 orang (28 persen) dan siswa SMK swasta 775.636 orang (72 persen) di tahun pelajaran 2018/2019,\" pungkasnya. (jun)
Edi Job Fair Jadi Ajang Pembekalan Setelah Ujian
Sabtu 13-04-2019,23:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,13:46 WIB
Kebakaran di Gunungjati Cirebon, Diduga Anak Main Petasan di Dalam Rumah
Kamis 12-03-2026,10:55 WIB
Mudik Lebaran 2026: Polresta Cirebon Kerahkan 1.200 Personel dan Dirikan 11 Pos Pengamanan
Kamis 12-03-2026,13:07 WIB
Salat Idul Fitri di Alun-alun Kejaksan Cirebon: Target 10 Ribu Jemaah, Ada Skenario Cuaca Ekstrem
Kamis 12-03-2026,13:25 WIB
Angin Puting Beliung Terjang Mertasinga Cirebon, 128 Rumah Rusak, Ratusan Warga Terdampak
Kamis 12-03-2026,09:00 WIB
Renovasi Gedung Setda Cirebon Terganjal Putusan Hakim, Walikota Buka Suara
Terkini
Jumat 13-03-2026,07:01 WIB
Kolaborasi BMH Cirebon dan Askrindo Syariah Santuni Santri Yatim di Ponpes Hidayatullah
Jumat 13-03-2026,06:01 WIB
PMI Kabupaten Cirebon Gelar Orientasi dan Simulasi Bencana, Bentuk Tim SIBAT di Tiap Kecamatan
Jumat 13-03-2026,05:01 WIB
Muhammadiyah Resmi Umumkan Idulfitri 2026, Berikut Dasar Penentuannya
Jumat 13-03-2026,04:30 WIB
Film Na Willa Gelar Nonton Duluan di 22 Kota, Cirebon Kebagian di CSB XXI
Jumat 13-03-2026,04:01 WIB