Daya Motor

Hasil Survei Program MBG 2026: Didukung 65,4% Publik, Ini Catatan Penting Perbaikannya

Hasil Survei Program MBG 2026: Didukung 65,4% Publik, Ini Catatan Penting Perbaikannya

Hasil survei program MBG 2026 tunjukkan 65,4% publik mendukung, namun masyarakat minta perbaikan implementasi dan kualitas program.-Dok. Radar Cirebon -

Selain itu, program ini juga dianggap mampu mengurangi beban ekonomi keluarga (28,4 persen) serta mendukung kesehatan kelompok rentan seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (23 persen).

“Manfaat ini menjadi alasan utama mengapa hasil survei program MBG menunjukkan dukungan yang cukup kuat. Dampaknya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Ilhami.

Di sisi lain, terdapat sejumlah alasan yang membuat sebagian masyarakat belum sepenuhnya mendukung program ini. 

BACA JUGA:Aksi Kencang Pebalap Astra Honda Taklukkan Podium ARRC Sepang

BACA JUGA:Jadwal Persib vs Arema FC Berubah, Kick-off Dimajukan Sore Hari

Permasalahan implementasi menjadi sorotan utama dengan persentase 30,1 persen. 

Selain itu, kualitas makanan yang diragukan (22,3 persen) dan ketidaktepatan sasaran penerima manfaat (11,7 persen) juga menjadi catatan penting.

Masukan tersebut dinilai dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara, khususnya dalam meningkatkan efektivitas program ke depan. 

Publik berharap MBG tidak hanya berlanjut, tetapi juga mengalami peningkatan kualitas secara menyeluruh.

Menariknya, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap program ini sudah sangat tinggi. Survei mencatat bahwa 98,6 persen responden mengetahui keberadaan MBG. 

Bahkan, sebanyak 61,6 persen mengaku menjadi penerima manfaat langsung, sementara 11,3 persen lainnya merasakan dampak tidak langsung, seperti keterlibatan dalam rantai pasok pangan atau dapur program.

Hasil survei program MBG juga menunjukkan dinamika dukungan publik. Sebanyak 51,2 persen responden mengaku telah mendukung sejak awal peluncuran program. 

Sementara itu, 17,2 persen menyatakan dukungan mereka meningkat setelah program berjalan. 

Meski demikian, terdapat 30,9 persen responden yang mengaku tingkat dukungannya menurun.

Survei ini melibatkan 1.260 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait