Dekat dengan al-Qaeda, Mendagri Taliban Diburu FBI

Dekat dengan al-Qaeda, Mendagri Taliban Diburu FBI

AFGHANISTAN - Keputusan kontroversial diambil oleh Taliban yang menunjuk Sirajuddin Haqqani sebagai menjadi Menteri Dalam Negeri Afghanistan. Dia bertanggung jawab atas polisi dan keamanan. Haqqani adalah pemimpin jaringan Haqqani, yang dikenal memiliki hubungan dengan al-Qaeda. Dia ada dalam daftar paling dicari FBI dan ditetapkan sebagai teroris global.

Dia juga bertanggung jawab dalam penyediaan tempat berlindung yang aman bagi al-Qaeda oleh Taliban pada 1990-an. Itu menyebabkan AS menyerang Afghanistan setelah serangan 11 September. Taliban di Afghanistan memang saat ini sibuk menunjuk pemerintah sementara yang dipimpin oleh kelompok garis keras. Kelompok itu berjanji untuk menerapkan aturan Islam yang ketat atas negara berpenduduk sekitar 40 juta itu.

Kabinet baru tersebut bernama Imarah Islam Afghanistan dan tidak ada posisi untuk anggota oposisi atau etnis atau agama minoritas. Para ahli memperingatkan bahwa gerakan jihad global akan merasa lebih berani dengan apa yang mereka lihat di Afghanistan sebagai sebuah kemenangan.

“Untuk masa mendatang, Afghanistan akan dipimpin oleh para pemimpin senior Taliban dengan catatan kasus termasuk yang terburuk dari yang terburuk,” kata Wakil Direktur Program Asia di Wilson Center, Michael Kugelman, mengatakan kepada CNBC.

Kugelman menilai Haqqani adalah sosok yang dikenal sebagai faksi paling brutal dari Taliban. Pada tahun-tahun sejak invasi AS, Haqqani telah mengerahkan taktik kekerasan sebagai wakil Taliban Afghanistan.

Jaringan Islam Sunni Haqqani didirikan pada 1970-an, memerangi rezim Afghanistan yang didukung Uni Soviet pada 1980-an, dan kemudian memelopori penggunaan bom bunuh diri di Afghanistan yang menewaskan dan melukai ribuan tentara Amerika, koalisi, dan Afghanistan. Serangan termasuk bom bunuh diri di Hotel Serena Kabul pada 2008 dan pengepungan 20 jam di kompleks kedutaan AS di Kabul pada 2011 yang menewaskan 16 warga Afghanistan.

“Dan, sementara saingan utama Taliban adalah ISIS-K, atau Negara Islam Khorasan. Ada hubungan antara ISIS-K dan jaringan Haqqani,” menurut Direktur Keamanan Internasional di Asia-Pacific Foundation Sajjan Gohel.

“Taliban terdiri dari beberapa faksi, masing-masing dengan kepemimpinan, struktur, dan kendali mereka sendiri atas wilayah Afghanistan,” kata Gohel.

Para pakar menilai beberapa anggota jaringan Haqqani terlibat dalam beberapa serangan teroris yang paling banyak memakan korban di Afghanistan selama bertahun-tahun. Akibatnya kelompok teroris di bawah payung Taliban.

Selain Haqqani, pemimpin Taliban Haibatullah Akhundzada, akan tetap menjadi otoritas tertinggi atas urusan agama, politik dan militer kelompok itu. Ia adalah ulama garis keras yang putranya adalah seorang pelaku bom bunuh diri. Ia telah bersumpah bahwa pemerintah baru akan mengejar pemerintahan Syariah.

Muhammad Hassan Akhund yang menjadi Menteri Luar Negeri Afghanistan sebelum invasi AS tahun 2001, kini ditunjuk sebagai Perdana Menteri. “Pemerintah yang disusun termasuk konstelasi garis keras dalam kepemimpinan Taliban,” kata mantan Duta Besar AS untuk Afghanistan, Peter Michael McKinley. (JP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: