Penjual Dawet Gadungan Bikin Hoaks Kanjuruhan Endingnya Minta Maaf

Penjual Dawet Gadungan Bikin Hoaks Kanjuruhan Endingnya Minta Maaf

Suprapti Fauzi bersimpuh minta maaf. Foto: -Twitter/@AremaniaCulture-

Radarcirebon.com, JAKARTA - Penjual dawet gadung yang menyebarkan informasi bohong alias hoak seputar Tragedi Kanjuruhan akhirnya minta maaf.

Sebelumnya, sosok yang mengaku penjual dawet ini sempat menjadi misteri. Sosok aslinya pun membuat penasaran dan diburu Aremania.

Masalahnya, penjual dawet gadungan ini membuat kesaksian palsu alias hoaks terkait tragedi Kanjuruhan yang dinilai menyudutkan Aremania.

Sosok penjual dawet gadung ini akhirnya terbongkar setelah menyebarkan hoaks Kanjuruhan, dia langsung minta maaf.

Kesaksian palu penjual dawet gadungan ini sempat bikin heboh. Itu setelah rekaman suara seorang wanita beredar di media sosial.

Dalam rekaman suara itu, seorang wanita yang mengaku penjual dawet mengatakan bahwa Aremania mabuk-mabukkan dengan minum alkohol saat laga Arema vs Persebaya, 1 Oktober 2022.

BACA JUGA:Juventus, Barcelona, Sevilla, 3 Raksasa Eropa yang Terancam Turun Kasta ke Liga Europa

BACA JUGA:Lesti Kejora Menangis Dikabari Rizky Billar Jadi Tersangka dan Terancam 5 Tahun Penjara

Nah, informasi terbaru, muncul seorang wanita yang diduga mantan kader PSI, minta maaf.

Wanita itu bernama Namanya Suprapti Fauzi, dia minta maaf kepada salah satu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Video tersebut jadi sorotan usai akun @Aremaniaculture mengunggah videonya di Twitter.

"Masih ingat rekaman suara yang viral memberikan kesaksian terkait tragedi di kanjuruhan dan mengaku sebagai penjual dawet?," ujar akun tersebut, dilansir pada Kamis 13 Oktober 222.

"Berikut video yang bersangkutan meminta maaf ke salah satu keluarga korban yaitu mas Nawi Curva Nord," sambungnya.

Wanita itu menyampaikan permohonan maaf dan mengaku tidak bermaksud menjatuhkan pihak Aremania.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: disway