Setelah Berkunjung ke Al Zaytun, Para Kiai Ini Terbuka Matanya: Berita di Luar Berbeda

Setelah Berkunjung ke Al Zaytun, Para Kiai Ini Terbuka Matanya: Berita di Luar Berbeda

Kiai Amin Tsamud mengungkapkan pengalaman usai berkunjung dan bermalam di Mahad Al Zaytun.-Mahad Al Zaytun-radarcirebon.com

INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM – Sejumlah kiai, berkunjung dan menginap di Mahad Al Zaytun, Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten INDRAMAYU.

Setelah menginap dan melihat hampir semua sudut Mahad Al Zaytun, mereka menegaskan bahwa berita miring yang beredar di luar tidak seperti fakta sesungguhnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Tadabur Alquran Gadok, KH Amin Tsamud mengungkapkan, para kiai yang datang diantaranya dari pemimpin pesantren dari Darul Ulum, dari Mambaul Ulum. Juga ada dari daerah lainnya.

“Kami berkunjung ke sini ada sebuah semangat. Sebelum kami ke sini, ada sebuah semangat karena di luaran sana ada berita yang miring. Kami merasa tergugah ingin tahu langsung, bukan hanya mengetahui informasi. Tabayun ke sini,” kata KH Amin Tsamud, Senin, 19, Juni 2023.

BACA JUGA:BUKA-BUKAAN! Syekh Panji Gumilang Punya Intel yang Bisa Tahu Wajah dan Nama, Melacak dengan Cepat

Ditambahkan KH Amin, setelah berkunjung dan melihat secara langsung dari aspek kurikulum hingga pengelolaan Al Zaytun, mereka seperti terbuka matanya.

“Setelah kami sampai ke sini, alhamdulillah luar biasa. Langsung diterima oleh syekh, pengasuh sekaligus pendiri pondok pesantren ini. Diterima dengan sangat luar biasa baik. Sehari semalam di sini, berita yang kami terima di luar berbeda sekali dengan kenyataan yang ada,” bebernya.

Karena itu, dirinya merasa ini adalah tugas dari para ulama untuk meluruskan dengan cara melihat langsung apa yang terjadi di dalam dan bukan hanya mendengar informasi.

Kemudian meluruskan kepada masyarakat terkait informasi simpang siur dan miring yang beredar baik di pemberitaan maupun media sosial.

BACA JUGA:Tuduhan Ibunda Virgoun Dijawab Tegas Oleh Inara Rusli, Begini Kalimatnya

“Inilah tugas kami semuanya para kiai ini, ingin menyampaikan ke masyarakat bahwa berita yang berseliweran di luar itu tidak benar adanya. Yang benar inilah Pesantren Al Zaytun sebenarnya, yang kami rasakan selama sehari semalam di sini,” tegasnya.

Bahkan, setelah melihat aspek kemandirian dari Mahad Al Zaytun, justru menjadi semangat untuk para pengelola pesantren meniru yang telah dilakukan. Khususnya dalam hal kemandirian pangan dan hal lainnya.

“Ini jadi semangat bagi kami semuanya. Otomatis memberikan pelajaran, khususnya kami menimba ilmu. Pesantren ini, contoh sebenarnya. Bahkan kalau bisa pesantren di Indonesia harus mencontoh ke sini. Sangat mandiri,” ungkapnya.

Diungkapkan KH Amin, Syekh Al Zaytun adalah teman akrab dengan kiai-nya. Apalagi, mereka adalah alumni Al Amin Angkatan 5 hingga Angkatan 10. Ternyata setelah mengetahui, Syekh Al Zaytun Panji Gumilang adalah teman akrab kiai pendiri Al Amin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: