SKAKMAT! Alumni Al Zaytun Bantah Ken Setiawan: Itu Tudingan Paling Mengerikan Buat Kami

SKAKMAT! Alumni Al Zaytun Bantah Ken Setiawan: Itu Tudingan Paling Mengerikan Buat Kami

Alumni Al Zaytun, Muhammad Ikhsan bantah semua tudingan Ken Setiawan.-Tv One/Kolase-radarcirebon.com

BACA JUGA:Setelah Tepuk Tangan dan Doa Bersama, Demo Al Zaytun Bubar, Kapolres: Kita Tunggu Investigasi MUI

Bahkan soal tudingan zinah, menurutnya itu keterlaluan dan sangat menyesatkan. Sebab di Al Zaytun, hanya berpegangan tangan saja antara santri perempuan dan laki-laki bisa sampai ke yayasan urusannya.

“Cuma pegang tangan saja itu bisa jadi masalah besar. Urusannya sampai ke yayasan,” tegas Muhammad Ikhsan menegaskan bantahan atas tudingan Ken Setiawan.

Tapi, diakui oleh para alumni, belakangan ini memang membingungkan. Terutama terkait yang dilakukan oleh Syekh Panji Gumilang.

“Saya nggak akan membantah yang ada hari ini. Saya perhatikan di Facebook-nya sejak tahun 2019, kelihatan berbeda. Belakangan inilah,” ungkapnya.

BACA JUGA:Blusukan ke Penjual Hewan Kurban di Kota Cirebon, Petugas Pantau PMK dan LSD

Saat kejadian salat Idul Fitri yang viral misalnya, orang pertama yang bikin konten di Tiktok adalah dirinya.

“Kenapa begini Syekh Panji Gumilang solatnya? Bukan saya membela Syekh Panji Gumilang. Saya menerangkan, seterang-terangnya dan sejujur-jujurnya,” tandasnya.

Meski tidak sepaham dengan Syekh Panji Gumilang yang sekarang, tetapi dia menilai apa yang dituduhkan Ken Setiawan, banyak yang keliru.

“Kita itu, harus memisahkan antara Al Zaytun dan NII. Al Zaytun itu adalah lembaga pendidikan di bawah YPI (Yayasan Pesantren Indonesia), yang membawahi pendidikan MI, MTS, MA. Itulah kegiatan yang ada di Al Zaytun dengan penghuni lainnya. Eksponen juga guru,” bebernya.

BACA JUGA:Nasib Al Zaytun Terkini, Bakal Ditentukan Lewat Hasil Investigasi

Dipastikan, sambung dia, santri adalah yang tidak ngerti apa-apa tentang NII. Walaupun mungkin, orang tuanya ada berapa persen terafiliasi dengan NII.

“Di angkatan saya 50 persen. Kalau di kalangan santri itu, ada santri dalam dan luar. Saya santri dalam, makanya ngerti betul,” bebernya.

Oleh karena itu, atas tudingan yang disampaikan Ken Setiawan, saat ini yang paling terdampak dengan apa yang terjadi adalah alumni Al Zaytun.

“Satu-satunya yang legal atau formal terlihat di masyarakat ya kami. Kami punya ijazah, di Profile Facebook, Linkedin dicantumkan alumni Al Zaytun,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: