Erick Setuju Liga 1 Dihentikan, Imbas Kasus Rasisme kepada Pemain

Erick Setuju Liga 1 Dihentikan, Imbas Kasus Rasisme kepada Pemain

Laga perdana Liga 1 2023/2024 antara Persija Jakarta vs PSM Makassar, diwarnai kasus rasisme. Erick Thohir setuju liga 1 dihentikan.-Tangkapan Layar Video-Youtube

JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Kasus rasisme yang terjadi di pekan pertama Liga 1 2023/2024, mendapat perhatian khusus dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Kasus rasisme terjadi saat pertandingan perdana Liga 1 antara Persija Jakarta vs PSM Makassar, 3 Juli 2023 lalu.

Tiga pemain dari PSM Makassar yakni, Yuran Fernandes, Yance Sayuri dan Erwin Gutawa, mendapat ujaran rasisme dari warganet di media sosial.

Perlakukan kepada tiga pemain PSM Makassar itu, mendapat respon dari Asossiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).

BACA JUGA:Persib Bandung Tahan Imbah Arema FC 3-3, Satu Poin Berhasil Dibawa Pulang

Para anggota APPI itu, meminta Liga 1 2023/2024, dihentikan sementara atas tindakan yang mencoreng nama Indonesia itu.

Menyikapi hal tersebut, Erick Thohir setuju jika Liga 1 ditunda akibat adanya tindakan rasisme kepada pemain.

Menurut Erick, harus ada tindakan yang diambil atas rasisme yang terjadi di sepak bola Indonesia.

"Ya setuju (Liga 1 dihentikan), kemarin saya sangat kecewa," kata Erick Thohir dikutip dari Sport Space.

BACA JUGA:Jadwal Persib Lawan Arema Nanti Malam, Luis Milla Justru Memuji Setinggi Langit Calon Lawan

Lebih lanjut Eric menjelaskan, dirinya akan mengambil keputusan usai bertemu dengan para suporter.

"Saya minta nanti setelah ada jambore suporter dari berbagai tempat, para suporter memiliki prespektif yang sama apa itu rasisme," ucapnya.

Erick merasa sedih atas tindakan rasisme terjadi di Indonesia yang memiliki landasan Pancasila.

"Kedepan mulai akan kita tindak, saya sangat sedih, ketika kita bangga sebagai negara Pancasila, lalu terjebak hal seperti ini (rasis)," bebernya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: