TERUNGKAP! Ternyata Ini Beking Al Zaytun, Disampaikan Syekh Panji Gumilang, Ada 2, Pantas Saja Sangat Kuat

TERUNGKAP! Ternyata Ini Beking Al Zaytun, Disampaikan Syekh Panji Gumilang, Ada 2, Pantas Saja Sangat Kuat

Syekh Panji Gumilang mengungkap siapa beking dari Mahad Al Zaytun sesungguhnya.-Mahad Al Zaytun-radarcirebon.com

INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM - Syekh Panji Gumilang akhirnya mengungkap beking dari Mahad Al Zaytun sesungguhnya, sehingga begitu kuat dan seringkali dibilang sakti.

Beking dari Al Zaytun ini, belakangan menjadi bahan pembicaraan, karena ada yang menyebut bahwa mereka adalah para jenderal dan tokoh kenamaan republik ini.

Namun, dari nama-nama yang dimaksud seperti Pak Kumis hingga Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyatakan bantahannya sebagai beking dari Syekh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang.

Hingga akhirnya Syekh Al Zaytun mengungkap sendiri siapa dan apa yang menjadi beking dari lembaga pendidikan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu itu.

BACA JUGA:Bareskrim Polri Mulai Mengusut Transaksi Mencurigakan pada 256 Rekening Milik Panji Gumilang

Sebelum membahas siapa sosok yang dimaksud, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) istilah beking bermakna sebagai yang menyokong atau penyokong, pendukung atau cagak.

Berkaitan dengan beking yang disebut para tokoh besar, dan membuat Al Zaytun seperti tidak tersentuh ternyata akhirnya diungkap sendiri oleh Syekh Panji Gumilang.

Dalam wawancara dengan CNN Indonesia, Syekh Panji Gumilang mengungkapkan beking bagi Al Zaytun ada dua yakni UUD 1945 dan Pancasila. Kemudian tambahannya adalah kebhinekaan, dan toleransi.

"Yang kuat itu bagi Al Zaytun dasar negara dilaksanakan. Itulah bekingnya. UUD 1945. Pancasila, kebhinekaan, toleransi, itulah yang membekingi," tegas Syekh Panji Gumilang mengungkapkannya.

BACA JUGA:Imbang Lawan Arema, Luis Milla Akui Salah Lakukan Pergantian Pemain

Menurutnya, Negara Indonesia itu, tidak mengurus orang per orang. Semua diberikan kebebasan. Karena itu, di Indonesia ini, tidak ada beking-bekingan. Kecuali beking narkoba.

"Apa kesaktian Panji Gumilang yang isinya hanya tulang, daging, kulit dan darah. Kalau bersahabat iya, apakah tidak boleh bersahabat dengan orang-orang di Jakarta sana, karena kita tinggal di dusun?" tanya dia.

Diceritakan syekh, dirinya bersahabat dengan orang Israel. Sehingga bisa tukar pendapat. Juga bersahabat dengan orang di Palestina. Sehingga bisa juga mendapatkan informasi.

"Saya bersahabat dengan orang Israel ada. Makanya kita bisa tukar pendapat dengan universitas yang ada di Israel. Dengan Palestina ada. Kalau itu dianggap beking, haduh kan kasihan. Sahabat," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: