Pedagang Pasar Junjang Nekat Berhentikan Truk Proyek, Sempat Adu Argumen

Pedagang Pasar Junjang Nekat Berhentikan Truk Proyek, Sempat Adu Argumen

Pedagang Pasar Junjang nekat memberhentikan truk yang hendak masuk ke area proyek.-Ade Gustiana-radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COMPedagang Pasar Junjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten CIREBON sempat terlibat adu argumen dengan seorang pria.

Kejadian tersebut saat seorang pria berkaos hitam meminta mobil proyek pembangunan Pasar Desa Jungjang melanjutkan perjalanan menuju lokasi proyek.

Sementara para pedagang meminta sopir untuk putar balik. Para pedagang dan pemuda berbaju hitam itu sempat adu argumen.

Aksi ini terjadi di depan Kantor Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, sekitar 100 meter dari lokasi pembangunan proyek. Akhirnya, mobil proyek tersebut putar balik.

BACA JUGA:Setelah Vina Ada Film Siska, Kisah Geng Motor Tobat dari Cirebon, Segera Tayang di Bioskop Kesayangan Anda

Para pedagang di Pasar Junjang, melakukan aksi demo karena kecewa dengan pengembang yang melakukan pembangunan.

Sebab, pedagang sudah membayar uang tanda jadi hingga uang muka, tetapi pembangunan sampai dengan sekarang belum selesai.

Salah seorang pedagang, Arofah mengaku kecewa dengan pengembang yang melakukan pembangunan, bahkan sejak awal pekerjaan dilakukan.

“Kecewa saya kecewa. Dari awal juga kecewa. Pembangunan nggak jelas. Kios dibongkar, sekarang mangkrak kayak gitu, merasa benar,” kata Arofah, kepada radarcirebon.com, Kamis, 3, Agustus 2023.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Pedagang Pasar Junjang Demo, Truk Proyek Disuruh Putar Balik

Menurut dia, sampai dengan sekarang pembangunan belum menunjukkan progres signifikan. Karenanya pedagang merasa geram.

“Pembangunan belum apa-apa. Di tengah nggak ada apa-apa. Ini sudah keterlaluan, pembiaran. DP sudah. Bayar sudah,” tegasnya.

Pantauan radarcirebon.com di lokasi, para pedagang pasar yang berada di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon itu, memprotes pembangunan yang tidak kunjung selesai.

“Puter balik pak, puter balik,” kata salah satu pedagang meminta kepada sopir truk proyek untuk tidak memasuki area pembangunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: