Situs Keramat Cimandung, Tempat Belajar Raden Walangsungsang, Putera Prabu Siliwangi

Situs Keramat Cimandung, Tempat Belajar Raden Walangsungsang, Putera Prabu Siliwangi

Situs Keramat Cimandung yang merupakan tempat belajar Raden Walangsungsang. -Fardan-radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Situs Keramat Cimandung adalah salah satu tempat petilasan Raden Walangsungsang dan menjadi saksi bisu dari sejarah awal terbentuknya Cirebon.

Tempat ini terletak di Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, dan menjadi salah satu tujuan wisata religi yang ada di Cirebon.

Dalam pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana sejarah dari Situs Keramat Cimandung ini, apa saja hal yang ada di dalamnya, dan bagaimana keadaan tempat ini sekarang. 

Menurut penjelasan dari Junaedi yang merupakan wakil kuncen dari Cimandung, situs ini merupakan salah satu tempat belajarnya Raden Walangsungsang.

BACA JUGA:'Pemilu Sayang Anak' Maju Terus, MK Beri Peluang Walikota Gibran jadi Cawapres Pilpres 2024

Raden Walangsungsang sendiri merupakan anak dari Prabu Siliwangi dan Nyai Subang Larang.

Prabu Siliwangi adalah raja dari Kerajaan Pajajaran sehingga secara status Raden Walangsungsang adalah pangeran dari kerajaan itu.

Raden Walangsungsang memiliki dua Saudara yakni Nyi Mas Rara Santang, dan juga Raden Kian Santang.

Di saat itu Kerajaan Pajajaran merupakan kerajaan yang bercorak Hindu, namun karena Raden Walangsungsang memilih untuk memeluk agama Islam seperti ibundanya, maka ia kehilangan hak untuk mewarisi tahta kerajaan.

BACA JUGA:Gunung Nawa Cipanas Dukupuntang Kembali Terbakar, BPBD Kabupaten Cirebon Siaga

Setelah itu beliau memilih untuk berkelana ke daerah Cirebon yang saat itu masih bernama Caruban Buana Nagari.

Maksud kedatangan Raden Walangsungsang ke Cirebon adalah untuk mencari jati diri dan belajar tentang Islam.

Salah satu tempat yang ia datangi saat di Cirebon adalah Cimandung. Saat di Cimandung, ia bertemu dengan salah satu resi atau Brahmana yang ada di situ dan berguru untuk belajar tentang etika dan tata krama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: