Dedi Mulyadi Persilahkan Guru Main TikTok, Tapi Ada Syaratnya

Dedi Mulyadi Persilahkan Guru Main TikTok, Tapi Ada Syaratnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mempersilahkan guru bermain TikTok. Namun ada syaratnya.-Tangkapan layar-Youtube @KangDediMulyadi

BACA JUGA:Tunggakan Pajak Kendaraan Dihapus Dedi Mulyadi untuk Warga Jabar dari Tahun 2024 ke Belakang, Ini Syaratnya

Dengan memiliki budi pekerti, Dedi menilai seorang siswa lebih baik ketimbang prestasi di kelasnya.

"Walaupun dia pintar dan hebat tetapi tidak memiliki budi pekerti, dia tidak berhak untuk naik kelas," ancamnya.

Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, mantan Bupati Purwakarta tersebut meminta Dinas Pendidikan untuk menyeleksi calon guru dengan ketat.

"Maka tugas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat adalah menyeleksi guru untuk membuat format pendidikan yang baik untuk anak-anak kita," pintanya.

Jika anak didik di Jawa Barat ingin memiliki kepintaran yang istimewa, maka diperlukan guru yang juga harus istimewa.

"Mau tidak mau, jika ingin Jawa Barat Istimewa, gurunya juga harus istimewa," ungkapnya.

Sudah bukan menjadi rahasia umum, anak-anak di Indonesia sudah bermain handphone meskipun umur belum mencukupi.

Kondisi tersebut, membuat Dedi Mulyadi merasa prihatin karena anak-anak Indonesia menjadi bahan olok-olok negara luar.

"Saya malu, bagaimana anak-anak di Amerika dan China yang dibandingkan dengan anak-anak kita," terangnya.

BACA JUGA:Ditemukan Sang Kakak, Pemuda Asal Cirebon Gantung Diri, Kapolsek Kedawung Bilang Begini

BACA JUGA:Jasa Marga Terapkan Rekayasa Lalulintas Selama Arus Mudik dan Balik 2025, Catat Jadwalnya

Dedi kemudian mencontohkan, banyak anak-anak dari negara luar yang sudah mempu menciptakan teknologi berkat pendidikannya yang diterima.

Namun bagi kebanyakan anak-anak di Indonesia, mereka hanya menjadi pemakai teknologi tersebut.

"Mereka anak-anak Amerika sudah mampu menciptakan teknologi, begitu juga dengan anak-anak Tiongkok. Tetapi anak-anak Indonesia hanya menjadi konsumen dari teknologi tersebut, kan malu," ucap Dedi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: