Wakil Walikota Cirebon Tebar Hadiah untuk Para Santri di HSN 2025
Salah seorang santri menerima hadiah motor listrik dari Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati. -Abdullah-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM - Kebahagiaan terpancar dari wajah para santri di Kota Cirebon. Itu terlihat saat Wakil Walikota Cirebon Hj Siti Farida Rosmawati memberikan hadiah di Hari Santri Nasional (HSN) 2025.
Wakil Walikota memberikan hadiah berupa sepeda listrik hingga telepon genggam kepada para santri pada peringatan HSN 2025 di Gedung NU, Rabu 22 Oktober 2025.
Siti Farida menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para santri yang begitu ceria di Hari Santri Nasional.
“Alhamdulillah hadiah yang saya sediakan saat diundi yang mendapatkan hadiah sepeda listrik dan handphone adalah santri-santri, semoga membawa keberkahan dan santri rajin menuntut ilmu,” ujar Rida, sapaan akrabnya.
BACA JUGA:Menteri Hukum Umumkan Protokol Jakarta, Regulasi untuk Memperkuat Perlindungan Hak Cipta atas Berita
Rida juga mengapresiasi antusiasme santri menyambut Hari Santri Nasional.
Tidak hanya itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada PCNU Kota Cirebon beserta badan otonomnya yang sukses menggelar perayaan HSN dengan meriah.
Wakil Walikota menegaskan, santri bersama pondok pesantren memiliki peran besar terhadap perjuangan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia.
Hal ini, menurut dia, merupakan bukti kuat bahwasa bangsa ini hadir karena jasa besar dari kaum santri dan kiai-kiai pondok pesantren.
BACA JUGA:Perbaikan Taman Pataraksa Tahun Depan, Bupati Imron: Selektif Pilih Kontraktor
BACA JUGA:Pelaku Pembunuhan di Majalengka Idap Seks Menyimpang, Panik saat Korban Menolak
“Penyobekan bendera Belanda di Surabaya terjadi pada tanggal 19 September 1945 di Hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit), adalah bukti pengorbanan para kyai, santri dan pondok pesantren dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari Belanda,” tegasnya.
Untuk itu, lanjut Rida, sudah sewajarnya pemerintah memberikan perhatian serius terhadap masa depan santri dan dunia pesantren.
Maka dari itu, dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional bertajuk Ngaji Keluarga Maslahat dan Deklarasi Pondok Pesantren Ramah Anak, Rida menegaskan bahwa merayakan HSN bukan sekadar mengenang peran santri dalam sejarah semata.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

