Daya Motor

Potensi Aci Ganyong Desa Maniis Mulai Dibidik Mahasiswa, Pasarnya Ingin Diperluas

Potensi Aci Ganyong Desa Maniis Mulai Dibidik Mahasiswa, Pasarnya Ingin Diperluas

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Majalengka (UNMA) Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, menggali potensi 'Aci Ganyong' agar mampu dipasarkan lebih luas. -Ono Cahyono-RADARCIREBON.COM

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM – Di tengah gencarnya pengembangan produk pangan lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas MAJALENGKA (UNMA) menemukan potensi menarik di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten MAJALENGKA.

Produk tersebut adalah Aci Ganyong, pangan tradisional yang telah lama diproduksi masyarakat setempat dan diwariskan secara turun-temurun.

Potensi itu kini mulai mendapat perhatian mahasiswa KKN-T UNMA. Mereka melakukan observasi untuk melihat lebih dekat proses produksi sekaligus menggali peluang pengembangan Aci Ganyong agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

BACA JUGA:Mahasiswa KKN Unma Gali Potensi UMKM Lokal, Kecap Sari Kedelai Jadi Inspirasi

Ketua kelompok KKN-T Desa Maniis, Syahril Hilman Al Fariz, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa memperkenalkan potensi pangan lokal Desa Maniis kepada masyarakat yang lebih luas.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memperkenalkan potensi warisan pangan nasional Aci Ganyong kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus mendorong peningkatan nilai ekonomi produk lokal Desa Maniis,” kata Syahril, Rabu 5 Agustus 2026.

Dalam kegiatan observasi tersebut, mahasiswa melihat langsung bagaimana masyarakat mengolah umbi ganyong menjadi aci.

Prosesnya masih dilakukan dengan cara tradisional. Umbi ganyong yang telah dipanen terlebih dahulu dibersihkan sebelum melalui sejumlah tahapan pengolahan hingga menghasilkan aci yang siap dipasarkan.

Keterampilan tersebut menjadi bagian dari pengetahuan lokal masyarakat Desa Maniis yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Menurut Syahril, hasil observasi dan wawancara dengan pelaku usaha menunjukkan bahwa Aci Ganyong Desa Maniis memiliki tiga produk utama.

Ketiganya yakni babanggi bening, babanggi hitam, dan tepung Aci Ganyong.

BACA JUGA:KKN Unma 2026 Dimulai, Mahasiswa Siap Mengabdi di Enam Desa Kecamatan Sumberjaya

Masing-masing produk memiliki karakteristik serta pemanfaatan yang berbeda. Produk tersebut juga telah menjadi salah satu sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat Desa Maniis.

Keberadaan produk tradisional tersebut sekaligus menunjukkan bahwa potensi ekonomi desa tidak selalu berasal dari sektor modern.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait