CIREBON, RADARCIREBON.COM – Ratusan warga Desa Astanajapura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, turun ke jalan mengiikuti berbagai rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) dan Haul Pangeran Sindang Garuda.
Puncaknya, dilegar pengajian umum yang berlangsung di halaman kantor Balai Desa Astanajapura, Sabtu 26 Oktober 2025 malam.
Seluruh unsur yang ada di desa tampak hadir, mulai dari Kuwu, BPD, LPMD, Karang Taruna, MUI, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat umum.
Peringatan HSN dan Haul Mbah Sindang Garuda dimulai sejak Rabu 22 Oktober 2025 dengan menggelar apel HSN di halaman Balaidesa.
BACA JUGA:Berkomitmen Ikuti Kebijakan Pusat, KDM Harap TKD Tidak Ditunda Jika Kinerja Jabar Baik
BACA JUGA:Sukseskan Program Presiden Prabowo, George Edwin Sugiharto Gelar Cek Kesehatan Gratis
Kemudian, Jumat 24 Oktober 2025 dilaksanakan tahlil Akbar di makbaroh Mbah Sindang Garuda.
Acara dilanjutkan, Sabtu 25 Oktober 2025 dengan pawai ta'aruf dan karnaval HSN dan puncaknya pengajian umum yang dihadiri oleh ulama besar Dr KH Marzuki Mustamar MAg dari Malang, Jawa Timur.
Yang memberikan wejangan penting kepada masyarakat tentang peran NU, santri, dan ulama dalam menjaga agama dan negara.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Astanajapura dan didukung sepenuhnya oleh Pemeriintah Desa (Pemdes) Astanajapura.
Ketua Panitia, Ahmad Munif, mengaku bersyukur atas suksessnya acara tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat, terutama kepada Kuwu Astanajapura yang mendukung penuh kegiatan iini."
"Alhamdulillah, meski ini acara perdana, berjalan lancar tanpa kendala dan justru dibanjiri antusias masyarakat,” ucapnya.
BACA JUGA:Sukseskan Program Presiden Prabowo, George Edwin Sugiharto Gelar Cek Kesehatan Gratis
Sementara itu, Ketua Ranting NU Astanajapura, Ustaz Tamami, menyampaikan aprresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat..