Modus Voucher Murah, Awalnya Lancar Lalu Ambyar
BACA JUGA:Tanpa Target, Sekolah Atletik Jayamahe Cirebon Justru Panen 15 Medali di SAGC Open 2025
Sebelumnya diberitakan, penipuan berkedok voucher promo hotel ini diduga dijalankan oleh AJ, warga Kabupaten Majalengka, dengan skema menyerupai investasi bodong.
Pelaku menawarkan voucher menginap di hotel-hotel berbintang di Cirebon dengan harga jauh di bawah tarif normal.
Enam orang ibu-ibu korban sempat melaporkan kasus ini ke Satreskrim Polres Cirebon Kota pada Senin (15/12/2025).
Modusnya, pelaku menjual voucher hotel ternama dengan harga “tak masuk akal”, seperti Hotel Aston Rp280 ribu, Grage Hotel Rp285 ribu, Bentani Rp350 ribu, dan hotel lainnya.
BACA JUGA:Kisah Perjalanan Biker XMAX Tembus 12 Negara untuk Bisa Umrah di Tanah Suci Mekah
Padahal, harga normal kamar hotel tersebut bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per malam.
“Awalnya voucher benar-benar bisa digunakan. Itu yang membuat korban percaya dan akhirnya menyetorkan dana lebih besar,” ungkap Natha, pendamping korban.
Tak hanya itu, pelaku juga mengajak para korban menjadi reseller dengan iming-iming keuntungan besar.
Skema pun berkembang cepat karena satu reseller merekrut reseller lain, membentuk rantai penjualan yang luas.
“Awalnya lancar, satu sampai lima kali menginap berhasil. Tapi ketika transaksi makin besar dan pembeli banyak, semua voucher tiba-tiba tidak bisa digunakan,” jelas Natha.
Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kebohongan pelaku terbongkar setelah para korban mengonfirmasi langsung ke pihak hotel.
Seluruh hotel yang disebut pelaku memastikan tidak pernah mengeluarkan voucher promo resmi seperti yang ditawarkan AJ.
Diduga, pada awal transaksi pelaku masih membayar kamar dengan tarif normal untuk membangun kepercayaan, sebelum akhirnya mengedarkan voucher fiktif.