Ia menegaskan, negara hadir untuk melindungi hak setiap warga negara dalam beribadah. Langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan pun telah dipersiapkan dengan matang.
"Kami mengajak siapa pun yang memiliki niat tidak baik untuk mengurungkannya. Aparat siap dan siaga, namun yang utama adalah menjaga ketertiban dan kedamaian bersama," tegas KDM.
Mengakhiri kunjungannya, Gubernur KDM menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Kristiani yang hadir.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, saya mengucapkan Selamat Natal. Silakan beribadah dengan nyaman. Negara hadir, aparat hadir, dan kami menjamin keamanan agar perayaan Natal berlangsung penuh damai, cinta kasih, dan harapan," pungkasnya. (*)