Geger! Lebih dari 150 Ikan Dewa Ikon Kuningan Mati Massal di Balong Girang

Selasa 03-02-2026,13:00 WIB
Reporter : Agus Panther
Editor : Tatang Rusmanta

Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, Bupati Dian langsung menginstruksikan penambahan pompa air dengan berkoordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. 

BACA JUGA:MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, UU Perkawinan Tetap Berlaku

BACA JUGA:BKPSDM Ungkap Detail Hukuman ASN dalam Kasus Mobil Bergoyang

Ia menegaskan bahwa langkah cepat harus segera dilakukan agar kematian ikan tidak terus bertambah.

“Langkah cepat harus diambil. Jangan sampai jumlah ikan yang mati semakin banyak,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa penyebab pasti kematian ikan dewa masih terus didalami. 

Selain dugaan penyakit dan fluktuasi suhu air, faktor lain seperti kolam yang tidak pernah dikuras dalam waktu lama serta kemungkinan kekurangan nutrisi pada ikan juga sedang dikaji lebih lanjut oleh tim ahli.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian mengapresiasi peran aktif masyarakat yang sigap melaporkan kejadian ini. 

Ia mengimbau warga untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan penting di lingkungan sekitar.

“Untuk hal-hal yang krusial dan serius, silakan laporkan. Bisa melalui WhatsApp ke dinas terkait atau camat setempat. Insya Allah akan segera kita tangani,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa ikan dewa di Balong Girang bukan sekadar daya tarik wisata, melainkan simbol dan identitas masyarakat Kuningan yang memiliki nilai historis dan kultural tinggi.

“Ikan ini adalah simbol Kuningan, ikan yang tidak ditemukan di daerah lain. Saya sangat sedih dan menyesalkan kejadian ini. Insya Allah, langkah-langkah cepat akan kita lakukan agar kondisi ini bisa tertangani,” pungkasnya.

Kategori :