RADARCIREBON.COM – Duduk berjam-jam di depan komputer atau berdiri sepanjang hari saat bekerja ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan kaki.
Mulai dari pembengkakan, rasa berat, hingga peningkatan risiko varises, kebiasaan mempertahankan satu posisi terlalu lama dapat mengganggu sirkulasi darah.
Banyak orang menganggap berdiri lebih sehat daripada duduk. Padahal, keduanya bisa menimbulkan masalah jika dilakukan terus-menerus tanpa diselingi gerakan.
Karena itu, pekerja kantoran maupun mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam dengan berdiri perlu memahami dampak posisi kerja terhadap kesehatan kaki.
BACA JUGA:Cara Beli Samsung Galaxy Z Fold8 Online, Cek Harga, Promo Tukar Tambah, dan Cashback
Berikut lima risiko yang perlu diwaspadai beserta cara sederhana untuk menguranginya.
1. Darah Lebih Mudah Berkumpul di Kaki
Saat berdiri, gravitasi membuat darah harus melawan tekanan untuk kembali dari kaki menuju jantung. Proses ini dibantu oleh kontraksi otot betis yang dikenal sebagai pompa otot betis.
Ketika seseorang berdiri terlalu lama tanpa banyak bergerak, kontraksi otot betis menjadi kurang optimal. Akibatnya, darah lebih mudah berkumpul di pembuluh vena kaki.
BACA JUGA:Update Koefisien Liga Indonesia, Cetak Sejarah Tembus 30 Ribu Poin, Dampak Persib dan Borneo!
Kondisi serupa juga dapat terjadi ketika seseorang duduk terlalu lama dengan posisi kaki yang minim bergerak.
Aktivitas otot yang berkurang membuat aliran balik darah dari kaki menuju jantung tidak terbantu secara optimal.
Karena itu, mengubah posisi dan menggerakkan kaki secara berkala menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga sirkulasi darah.
2. Kaki Lebih Mudah Bengkak dan Terasa Berat
BACA JUGA:Nasib Timnas Indonesia Ditentukan November Ini, Piala Asia 2027 Terancam Batal, Begini Kata AFC