Api TPSA Ciniru Kuningan Padam, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama.-Agus Sugiarto-Radarcirebon.com
Tumpukan Sampah Jadi Tantangan Pemadaman
Menurut Bellen, proses pemadaman kebakaran di TPSA Ciniru tidak mudah.
BACA JUGA:Angka Stunting Cirebon 14,13 Persen, Pemkot Perkuat Intervensi hingga Posyandu
BACA JUGA:Ramalan Shio Pembawa Keberuntungan Bulan Agustus, Nomor 4 Diprediksi Paling Hoki
Kondisi tersebut disebabkan tumpukan sampah yang terdiri dari berbagai material, termasuk bahan yang mudah terbakar.
Selain itu, kondisi musim kemarau dengan curah hujan yang rendah turut meningkatkan risiko api kembali muncul.
Bara api dapat bertahan di bagian dalam tumpukan sampah meskipun kobaran api di permukaan telah berhasil dikendalikan.
"Informasi terakhir sudah tertangani dan api sudah padam. Namun, saat ini kita tetap antisipasi agar tidak ada kebakaran lagi," ujarnya.
Karena itu, petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Proses pendinginan menjadi bagian penting untuk memastikan bara yang masih berada di dalam tumpukan sampah benar-benar padam.
Kondisi tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa penanganan kebakaran di TPSA membutuhkan waktu relatif lama dibandingkan kebakaran pada bangunan biasa.
Polisi Dalami Penyebab Kebakaran
Setelah api berhasil dipadamkan, kepolisian mulai memfokuskan perhatian pada penyebab kebakaran.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni terjadi akibat kondisi lingkungan dan material sampah atau terdapat faktor manusia.
Polisi akan mengumpulkan informasi dan fakta dari lokasi kejadian sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

