Food Coma: Penyebab Mengantuk Setelah Makan dan Solusinya
Food coma ternyata bukan sekadar akibat perut kenyang. -@kamranaydinov -
Aktivitas fisik ringan tersebut juga bermanfaat bagi kesehatan metabolisme.
4. Jaga Kualitas Tidur
Kebiasaan tidur yang baik tidak kalah penting untuk menjaga konsentrasi sepanjang hari.
Usahakan memiliki jadwal tidur teratur dan waktu istirahat yang cukup. Dengan begitu, tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan energi dan mempertahankan kewaspadaan ketika beraktivitas.
5. Manfaatkan Tidur Singkat
Apabila memungkinkan, tidur singkat atau power nap selama sekitar 20 menit juga dapat membantu mengurangi rasa lelah.
Namun, kebiasaan ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan jadwal aktivitas masing-masing agar tidak mengganggu waktu tidur malam.
Kapan Rasa Kantuk Setelah Makan Perlu Diwaspadai?
Food coma yang terjadi sesekali umumnya tidak menandakan gangguan kesehatan serius. Namun, rasa kantuk berlebihan, sering berulang, atau disertai gejala lain sebaiknya tidak diabaikan.
Cleveland Clinic menyarankan seseorang berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami beberapa kondisi berikut:
- Kantuk berat pada siang hari.
- Mendengkur keras atau mengalami jeda pernapasan saat tidur.
- Sering merasa pusing atau bahkan pingsan setelah makan.
- Mengalami gemetar, berkeringat, dan kebingungan beberapa jam setelah makan.
Gejala seperti gemetar, berkeringat, dan kebingungan setelah makan dapat berkaitan dengan kondisi medis tertentu, termasuk gangguan pengaturan gula darah.
Selain itu, rasa kantuk yang disertai sering haus, sering buang air kecil, atau penglihatan kabur juga perlu mendapatkan perhatian.
Gejala tersebut bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Hal lain yang tidak kalah penting, seseorang yang merasa sangat mengantuk setelah makan sebaiknya tidak memaksakan diri untuk mengemudi atau mengoperasikan mesin.
Tunggu hingga tingkat kewaspadaan kembali normal. Langkah ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan akibat menurunnya konsentrasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

