Food Coma: Penyebab Mengantuk Setelah Makan dan Solusinya
Food coma ternyata bukan sekadar akibat perut kenyang. -@kamranaydinov -
RADARCIREBON.COM – Rasa kantuk yang muncul setelah makan siang kerap membuat aktivitas terganggu.
Tubuh terasa lemas, konsentrasi menurun, bahkan muncul keinginan untuk tidur meskipun pekerjaan masih menumpuk.
Kondisi yang dikenal sebagai food coma ini ternyata bukan sekadar akibat perut kenyang.
Dalam istilah medis, fenomena tersebut disebut postprandial somnolence, yakni peningkatan rasa kantuk dan penurunan kewaspadaan setelah seseorang mengonsumsi makanan.
BACA JUGA:Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Tomat untuk Kulit Wajah yang Bisa Didapat dari Pola Makan Sehat
Meski umumnya bersifat sementara, rasa kantuk setelah makan bisa mengganggu produktivitas.
Kondisi ini terutama menjadi persoalan bagi pekerja kantoran, mahasiswa, hingga orang yang harus berkendara atau menjalankan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Menurut Cleveland Clinic, rasa kantuk setelah makan dapat mulai muncul sekitar 30 menit hingga empat jam setelah seseorang menyantap makanan. Intensitasnya sering mencapai puncak sekitar satu hingga dua jam setelah makan.
Lantas, mengapa seseorang mudah mengantuk setelah makan siang? Apa saja faktor pemicunya dan bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut?
BACA JUGA:5 Bahaya Kesehatan Pengguna Susuk, dari Infeksi hingga Risiko Jarum Bergeser
BACA JUGA:Sering Disepelekan, Ini Keutamaan Membaca Alquran dan Sedekah Subuh, Pahalanya Luar Biasa
Mengenal Fenomena Food Coma
Food coma merupakan istilah populer untuk menggambarkan kondisi mengantuk, lemas, dan menurunnya tingkat kewaspadaan setelah makan.
Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence. Istilah tersebut merujuk pada rasa kantuk yang muncul setelah seseorang mengonsumsi makanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

