Keraton Pakungwati Cirebon, Luas Aslinya 50 Hektare, Termasuk Kasepuhan dan Kanoman

Keraton Pakungwati Cirebon, Luas Aslinya 50 Hektare, Termasuk Kasepuhan dan Kanoman

Area Keraton Pakungwati yang tersisa di Keraton Kasepuhan Cirebon. -dokumen-radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIREBON - Keraton Pakungwati Cirebon ternyata menempati lahan yang cukup luas. Mencakup area Kasepuhan, hingga Kanoman dan kawasan sekitarnya.

Luas asli dari Keraton Pakungwati Cirebon, diperkirakan mencapai 50 hektare. Sebelum adanya Keraton Kasepuhan maupun Kanoman dan area lain di sekitarnya.

Sekitar 1452 atau 1454 baru dibangun keraton. Dan di era Sunan Gunung Jati, Keraton Pakungwati Cirebon meliputi area Kasepuhan dan Kanoman.

"Keraton Cirebon itu luas sebelum pecah. Yang sekarang menjadi Jalan Pulasaren, Jalan Benteng, Pasuketan, Petratean. Itu dulu wilayah keraton," kata Pustakawan Keraton Kanoman, Farihin S Hum.

BACA JUGA:Ajudan Ferdy Sambo ke Komnas HAM, Datang Tertunduk, Ada Apa?

BACA JUGA:Kasus Bansos di Depok, Polisi Segera Panggil JNE, Ada Hubungannya dengan Kemensos dan Bulog?

Dijelaskan dia, wilayah keraton tersebut kemudian dipersempit oleh pemerintah kolonial. Sehingga yang tersisa hanya Keraton Kanoman dengan luas 5-6 hektare.

Kemudian Keraton Kasepuhan dengan luas sekitar 24 hektare. Sedangkan 20 hektare lebih tersebut, tersebar di area sekitarnya.

"Dulu namanya Keraton Pakungwati Cirebon. Area yang sekarang Keraton Kasepuhan adalah perluasan oleh Pangeran Pasarean," tuturnya.

Pangeran Pasarean adalah pemegang takhta Kesultanan Cirebon, pasca Sunan Gunung Jati keluar dari pemerintahan dan memutuskan berdakwah di wilayah Jawa Barat.

BACA JUGA:Verrel Bramasta Kecelakaan, 20 Jahitan Di Pelipis Kanannya

BACA JUGA:Ketua DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana Pasca Dilantik: Banyak PR

"Pangeran Pasarean yang membangun perluasan area. Dan itu dilakukan pada tahun 1529, oleh Pangeran Pasarean," tuturnya.

Sedangkan pemisahan Keraton Kanoman dan Kasepuhan, terjadi di era Panembahan Girilaya anak dari Sedang Gayam. Atau cucu dari Pangeran Mas Mochammad Zainul Arifin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: kisah tanah jawa