Waspadai 3 Jenis Korupsi, Ir Soenoto Paparkan Hal Ini di Depan Mahasiswa UGJ

Waspadai 3 Jenis Korupsi, Ir Soenoto Paparkan Hal Ini di Depan Mahasiswa UGJ

Ir H Soenoto menjadi pembicara di Job Fair UGJ 2022. Salah satu yang disampaikan adalah agar mewaspadai 3 jenis korupsi. -Abdullah-radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIREBON - Korupsi itu ada 3 jenis, dan itu sangat berbahaya. Hal ini dikatakan Ir Soenoto, di sela sela menjadi pembicara Job Fair UGJ 2022.

Ketiga jenis korupsi itu, lanjut Soenoto adalah korupsi uang, korupsi uang ini yang paling berbahaya. Kemudian diatas itu ada  korupsi kebijakan.

“Begitu diputer sedikit Rp1000 triliun BLBI, itulah korupsi kebijakan. Kemudian diatas korupsi kebijakan adalah korupsi pemahaman,” tegas Soenoto.

Untuk itu, sosok pengusaha papan atas itu, mengajak sama sama meluruskan pemahaman yang selama ini.

BACA JUGA:Kapolri Dipanggil DPR, Didesak Ungkap Motif Penembakan Brigadir J

BACA JUGA:Kapolri Dipanggil Komisi III DPR RI, Sebut Motif Penembakan Brigadir J, Tonton di Sini

"Bersyukur bermakna bukan hanya bukan saja terima kasih. Jika  ada setiga sama sisi maka pasti dan pasti sisinya sama," ujarnya.

Jadi kalau belum kaya, lanjut Soenoto,  maka pasti dan pasti maka Anda belum bersyukur. Bencana yang berbahaya bagi bangsa adalah bangsa yang tidak bisa memilih pemimpin yang qualified.

“Untuk itu Jangan berlama-lama bekerja,  tapi segeralah membuka lapangan kerja supaya bisa menyerap lapangan kerja,” paparnya.

Dirinya mencontohkan produk kosmetik Wardah, omzetnya saat ini Rp 12 triliun, padahal awalnya di jualnya di ibu ibu pengajian, dan Wardah contoh menganut filosofi yang  rendah hati tidak punya utang di bank.

BACA JUGA:Oli Mesin untuk Mobil Berusia di Atas lima Tahun, Simak Baik-baik Tips Berikut Ini

BACA JUGA:Kejuaraan Dunia BWF 2022: The Minions Hanya Butuh 25 Menit, FajRi Taklukan Tuan Rumah

Alumnus ITB ini menyarankan generasi milenial dan Z bila ingin belajar mencari uang, agar berguru kepada orang yang biasa mencari uang.

Dirinya mencontohkan Rujak Gamel omzetnya ada yang Rp10 juta, padahal modalnya hanya kankung, tauge.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: