Kota Cirebon Mengalami Deflasi hingga 0,3 Persen di Bulan Agustus 2022

Kota Cirebon Mengalami Deflasi hingga 0,3 Persen di Bulan Agustus 2022

Bawang merah bisa stabilkan gula darah.-SENO -RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, CIREBON - Pada Agustus 2022, Kota Cirebon mencatatkan deflasi sebesar 0,03 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,73.

Deflasi juga terjadi di Provinsi Jawa Barat yang mengalami deflasi 0,06 persen dan Nasional mengalami deflasi 0,21 persen.

Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Kota Cirebon, Joni Kasmuri menuturkan Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Sebaliknya, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

BACA JUGA:Kebakaran Hutan Gunung Ciremai, Titik Api Muncul di Blok Pejaten

BACA JUGA:Aremania Dilarang Datang ke Kediri, Duel Arema FC vs Persik di Pekan ke-10 Liga 1

"Dari 11 kelompok pengeluaran, 8 kelompok pengeluaran mengalami inflasi, 1 kelompok pengeluaran mengalami deflasi, dan 2 kelompok pengeluaran, lainnya tidak mengalami perubahan indeks," tuturnya.

Kelompok makanan, minuman, dan temabakau pada Agustus 2022 mengalami deflasi sebesar 0,86 persen. Sehingga memiliki andil inflasi pada Agustus 2022 sebesar 0,25 persen.

"Komoditas yang turut memberikan andil deflasi antara lain bawang merah, cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, dan tomat," tuturnya.

Beberapa kelompok lainnya, mengalami inflasi antara lain kelompok pakaian dan alas kaki mengalami inflasi sebesar 0,11 persen dengan komoditas yang turut memberikan andil inflasi yaitu mukena.

BACA JUGA:Mobil Ini Bergaya Klasik, Tapi Teknologinya Canggih

BACA JUGA:Komentar AKP Syafaruddin Setelah Habib Riziq Ditangkap Bisnis Narkoba

Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga mengalami inflasi sebesar 0,20 persen dengan komoditas yang memberikan andil inflasi yaitu tarif listrik, bahan bakar rumah tangga, dan sewa rumah.

Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami inflasi sebesar 0,12 persen dengan komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain sabun detergen bubuk/cair, pembersih lantai, pengharum cucian/pelembut dan sabun cair/cuci piring.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: