Asap Tebal Menyebabkan Kecelakaan di Tol, Bahaya Lain Juga Mengintai

Asap Tebal Menyebabkan Kecelakaan di Tol, Bahaya Lain Juga Mengintai

Asap tebal selain berbahaya bagi visibilitas pengendara di jalan maupun di tol, juga mengandung partikel yang bahaya untuk kesehatan manusia.-Ist/Ig @Faajarkp-Radarcirebon.com

Bahaya asap tebal juga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Berbagai partikel yang ada dalam kabut asap dapat memengaruhi fungsi jantung.

Dalam jangka pendek, kabut asap dapat menyebabkan hipertensi dan stroke, sedangkan dalam jangka panjang, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan penumpukan plak pada pembuluh darah atau arteriosklerosis.

BACA JUGA:Asap Tebal Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan, Damkar Brebes: Puntung Rokok Dibuang ke Lahan Kosong

BACA JUGA:Heboh Isu Arie Untung Berpoligami: Permohonan maaf Kepada Istriku

Hal ini diduga berkaitan dengan proses peradangan yang muncul karena paparan partikel berbahaya di dalam kabut asap.

Menyebabkan iritasi mata. Efek kabut asap juga dapat menyebabkan iritasi pada mata. Hal ini karena adanya debu dan zat iritatif yang terkandung di dalam kabut asap.

Oleh karena itu, sediakan obat tetes mata dan jangan lupa gunakan kacamata saat beraktivitas di luar rumah, terutama saat sedang menghadapi kabut asap.

Meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Kabut asap juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker paru-paru, meski Anda bukan perokok aktif.

BACA JUGA:Remaja Bacok Sopir Taksi Online, Bocil Lakukan Pelecehan di Hutan Kota

BACA JUGA:Teruntuk Pemain Timnas U-20 Indonesia, Simak Baik-baik Kalimat Shin Tae Yong Berikut Ini

Hal ini karena kabut asap mengandung banyak partikel yang bersifat karsinogen atau bisa menyebabkan kanker.

Menimbulkan iritasi dan peradangan kulit. Tak hanya gangguan pada organ dalam, efek kabut asap juga dapat menimbulkan iritasi dan peradangan pada jaringan kulit.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kabut asap dapat meningkatkan risiko terjadinya penuaan dini, jerawat, kanker kulit, serta memperburuk gejala eksim dan psoriasis.

Perlu dicatat bahwa efek buruk kabut asap dapat berbeda-beda pada setiap individu. Bayi, anak-anak, dan lansia adalah kelompok paling rentan terhadap efek kabut asap.

BACA JUGA:Tiga Pemain Persib Siap Memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Match Day 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: