Yamaha 2022-09

Pelaku Bullying di Susukan Cirebon Nyaris Dimassa, Korban Anak ustadz dan Guru

Pelaku Bullying di Susukan Cirebon Nyaris Dimassa, Korban Anak ustadz dan Guru

Kuwu Bojontg Kulon, Sudarso mengungkapkan bahwa pelaku bullying adalah salah satu siswa SMK di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon dan sempat diamankan di balai desa.-Dedi Haryadi-radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIREBON - Pelaku bullying di Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, nyaris saja dimassa, kalau tidak segera dievakuasi ke Polresta Cirebon.

Kepala Desa Bojong Kulon, Sudarso mengatakan, saat pelaku bullying dibawa ke balai desa sebelum diamankan ke Polresta Cirebon, warga sudah berdatangan.

Tidak sampai 10 menit, massa sudah berkumpul. Nyaris saja, remaja pelaku bullying itu dimassa kalau tidak langsung diamankan aparat Polresta Cirebon.

"Hampir saja dimassa kalau lebih lama di desa. Untung pelaku langsung dibawa sama polisi," kata Sudarso, kepada radarcirebon.com, Rabu, 21, September 2022.

BACA JUGA:Diguncang Isu Cerai, Instagram Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika Tak Saling Follow

BACA JUGA:AKBP Arif Rahman Masih Sakit, Sidang Kode Etik Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan Ditunda Lagi

Diungkapan Sudarso, banyak yang iba dengan korban. Karena itu, tidak heran warga berdatangan ke balai desa setelah pelaku diamankan.

Tidak hanya itu, warga juga geram dengan tindakan pelaku. Apalagi ayah korban adalah seorang ustadz dan guru.

"Banyak warga yang iba sama Zk itu. Pelaku juga sudah keterlaluan. Jadi warga pada geram," tegas Sudarso.

Diungkapkan kuwu Bojong Kulon tersebut, warga juga geram dengan rekam jejak pelaku yang memang kerap berulah.

BACA JUGA:Tidak Baik Mengkonsumsi Buah Pepaya Jika Memiliki Jenis-jenis Penyakit Ini..

BACA JUGA:Masih Butuh Perbaikan, RUU Sisdiknas Tidak Masuk dalam Prolegnas Prioritas Perubahan 2022

Bahkan, orang tua pelaku juga sudah angkat tangan. Sudarso selaku kepala desa juga pernah menangani kasus ketika anak tersebut mengambil uang di salah satu sekolah dasar.

"Dia ini jarang masuk sekolah. Orang tua juga mengakui kalau anaknya memang bandel. Mereka sudah pasrah," tuturnya.

Sumber: