Perdana Menteri Israel Yair Lapid Serukan Perdamaian dan Akui Palestina, Benjamin Netanyahu Mengecam

Perdana Menteri Israel Yair Lapid Serukan Perdamaian dan Akui Palestina, Benjamin Netanyahu Mengecam

Mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu -fajar.co.id-

"Setelah pemerintah sayap kanan yang dipimpin oleh saya menghapus negara Palestina dari agenda dunia," kata Benjamin Netanyahu.

Dalam pidato di PBB, Lapid mendukung solusi dua negara dengan syarat bahwa pihak Palestina akan berkomitmen untuk menciptakan negara damai yang tidak akan mengancam keamanan Israel dengan serangan oleh Hamas dan Jihad Islam Palestina.

BACA JUGA:Jadi Negara Agraris, MSP Dorong Kedaulatan Pangan di Indonesia

"Setelah kami membawa empat perjanjian perdamaian bersejarah dengan negara-negara Arab yang melewati hak veto Palestina, Lapid membawa Palestina kembali ke garis depan panggung dunia dan menempatkan Israel langsung ke lubang Palestina,” kata Netanyahu.

Netanyahu mengatakan, dia dan sekutunya tidak akan membiarkan hal itu terjadi. 

Dia juga mengutuk posisi Lapid tentang ancaman nuklir Iran yang juga disampaikan perdana menteri selama pidatonya di PBB.

“Lapid membahayakan masa depan dan keberadaan kami baik dalam masalah Palestina maupun masalah Iran."

BACA JUGA:Wagub Uu Datangi Undang yang Rumahnya Dirobohkan Rentenir

"Sementara Iran bergegas ke perjanjian nuklir yang membahayakan keberadaan Negara Israel, Lapid tidak melakukan apa-apa, ”ujar Netanyahu. (jun)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase