Update Kasus Bullying Siswa SLB Cirebon, Polisi Tetapkan Empat Tersangka, Siapkan Diversi

Update Kasus Bullying Siswa SLB Cirebon, Polisi Tetapkan Empat Tersangka, Siapkan Diversi

Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Anton melakukan penyelidikan kasus remaja tewas di Kecamatan Talun. -CECEP NACEPI-radarcirebon.com

"Dua minggu ini kita akan laksanakan diversi. Nanti kita akan beritahukan lebih lanjut perkembangan hasil diversi tersebut," katanya.

Saat ini pihak keluarga korban masih bersikukuh ingin melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum. Pasalnya, pelaku melakukan tindakan bullying terhadap korban tidak hanya sekali ini saja.

Tapi sudah terjadi beberapa kali. Sehingga ingin membuat tersangka jerah dan tidak melakukan kebiasaan buruknya lagi.

Diberitakan sebelumnya, tiga pelaku bullying terhadap anak disabilitas di Desa Bojong Kulon diamankan tanpa perlawanan, pada Rabu (21/9).

Ketiga pelaku merupakan pelajar SMK di wilayah setempat yang masih duduk di bangku kelas X. Salah satu pelaku utama yang ada dalam video tersebut, berinisial AH (15) warga Desa Bojong Kulon.

BACA JUGA:Agenda Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia dari Piala Asia sampai Piala Dunia, Padat!

BACA JUGA:Gelar NextDev 2022 di Bandung, Telkomsel Perkuat Fundamental Startup Digital di Tanah Air

Dia dijemput oleh Unit PPA pada Selasa malam (20/9) sekitar pukul 22.00 WIB di rumahnya.

Yang membuat geram masyarakat adalah sosok korban yang dianiaya itu adalah anak dari guru sekaligus ustad.

Apalagi, sang anak merupakan disabilitas dan banyak warga yang iba dengan kondisi korban berinisial ZK.

Ditambah lagi, perbuatan pelaku dianggap sudah keterlalulan. Rekam jejak pelaku memang sudah buruk.

BACA JUGA:Agenda Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia dari Piala Asia sampai Piala Dunia, Padat!

BACA JUGA:Ngeri! 2 Warga Negara China Petinggi Perusahaan Batu Bara Dibantai di Kalimantan

Sampai-sampai orang tua pelaku sendiri sudah angkat tangan dengan nasibnya, saat didatangi oleh perangkat desa terkait kasus ini.

Peristiwa bullying tersebut terjadi di sebuah gubuk yang berada di wilayah Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, pada Senin (19/9) sekira pukul 13.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: