Kaget! Yanti Berubah Jadi Yanto, Pria di Kendari Ini Dikeroyok 2 Waria karena Tak Bayar Open BO

Kaget! Yanti Berubah Jadi Yanto, Pria di Kendari Ini Dikeroyok 2 Waria karena Tak Bayar Open BO

Kaget! Yanti Berubah Jadi Yanto, Pria di Kendari Ini Dikeroyok 2 Waria karena Tak Bayar Open BO-capture-Instagram @update.kendari

KENDARI, RADARCIREBON.COM - Sebuah video pengeroyokan viral di media sosial. Namun pelaku pengeroyokan ini dilakukan oleh 2 orang Waria.

Dilansir dari akun instagram @kendari.update, video yang diduga berasal dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ini viral di media sosial.

Video yang memperlihatkan seorang pria yang dikeroyoki oleh dua Waria karena sang korban tidak membayar saat selepas open BO.

Pria yang berinisial LA di Kendari ini dikeroyoki setelah memesan seorang waria melalui aplikasi kencan online. Namun, saat meminta bayaran korban mengaku tidak memiliki uang.

BACA JUGA:Terjadi Lagi, Masjid Dijadikan Konten, Kali Ini Emak-Emak Senam di Masjid Apung Pacitan

Pelaku yang kesal akan hal itu, langsung memanggil rekan warianya untuk memaksa dan menganiaya korban bersama-sama.

Dan fakta yang membuat tercengang lainnya adalah bahwa sebelumnya si korban sudha mengetahui yang ia pesan adalah seorang waria.

Dilansir dari detikSulsel, diketahui bahwa kejadian tempat pria berinisial LA ini dianiaya yaitu di BTN Geraha Cempaka ASri, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kendari, pada Sabtu, 14 Januari 2023 lalu.

Kemudian, kedua waria tersebut menyuruh korban untuk keluar mencari uang dan menyita ponsel korban sebagai jaminan.

Saat ini, pihak polisi sudah menerima laporan korban dan dalam waktu dekat akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk memanggil kedua pelaku pemukulan untuk dimintai keterangan.

BACA JUGA:Permintaan Tujuh Nyawa dan Kerajaan Jin Penunggu Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan

"Kejadian pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh dua orang waria terhadap korban LA," kata Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi yang dilansir dari detikNews, Jumat (20/1).

Fitrayadi mengatakan korban awalnya tidak mengetahui identitas waria tersebut di aplikasi MiChat. Saat tiba di kontrakan si waria, korban langsung diminta bayar. Korban mengaku tak punya uang dan belum sempat berhubungan badan.

"Sesuai keterangan korban, korban tidak sempat berhubungan badan dengan waria tersebut," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: