2 Terowongan Ini Lebih Panjang dari Twin Tunnel Tol Cisumdawu, Semua Ada di Jawa Barat

2 Terowongan Ini Lebih Panjang dari Twin Tunnel Tol Cisumdawu, Semua Ada di Jawa Barat

Terdapat beberapa terowongan di Jawa Barat yang lebih panjang dari Twin Tunnel Tol Cisumdawu. -BPJT-radarcirebon.com

Menariknya, selain diberikan penerangan yang sangat memadai, di terowongan juga terdapat beragam perlengkapan keselamatan. Termasuk telepon yang disediakan beberapa buah.

BACA JUGA:Ratusan Guru, Dosen, Wali Murid di Cirebon Unjuk Rasa: Blokir Rocky Gerung dari Tv, Bahaya untuk Anak Didik

Jalan Tol Cisumdawu, menjadi primadona baru jalur transportasi di Jawa Barat. Akses tersebut mempermudah koneksi antara Bandung dengan Cirebon, termasuk menuju pertemuan Tol Trans Jawa. 

Salah satu daya tarik di Tol Cisumdawu adalah terowongan kembarnya. Terowongan tersebut memang menjadi titik mencolok, di jalur bebas hambatan yang sudah digagas sejak era Menteri Pekerjaan Umum, Joko Kirmanto, tahun 2011. 

Menurut informasi, terowongan kembar menjadi bagian yang paling sulit di dalam proses pengerjaannya. 

Para pengguna Jalan Tol Cisundawu bisa melewati terowongan ini. Lokasinya di seksi dua. Posisinya berada di antara Sumedang – Pamulihan, Kecamatan Tanjungsari.

BACA JUGA:Penganiayaan Jurnalis di Malausma Majalengka, Kapolres Langsung Bertindak Begini Hasilnya

Mulut kedua terowongan ini terletak berdampingan, untuk menghubungkan masing-masing jalur. Desainya membentuk setengah lingkaran, dengan beton yang tebal dan kokoh.

Di atas terowongan, ada tebing cukup besar yang ditumbuhi tanaman-tanaman hijau. Terwongan pun bisa dengan jelas terlihat dari jembatan yang melintang di depannya.

Mulut terowongan ini memiliki lebar masing-masing 14 meter. Sementara panjangnya mencapai 426 meter. 

Terowongan ini membelah bukit, di kawasan dataran tinggi Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

BACA JUGA:Wanita Berkaos Merah Diduga Mencuri di Toko Kosmetik di Kuningan, Sudah Banyak yang Jadi Korban

Pengerjaan ini disebut sebagai salah satu yang tersulit, dari enam seksi di Jalan Tol Cisumdawu. 

Karena itu diambil alih oleh Kementerian PUPR, dan selebihnya digarap oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT).

Untuk mengerjakan terowongan ini, memerlukan waktu yang tidak sebentar yakni sekitar satu sampai dua tahun. Salah satu faktornya karena pengerjaannya yang harus melubangi bukit yang cadas dan keras. Belum lagi medan di sekitarnya yang juga terjal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: