PSSI Jadi Sorotan Lagi, Pelatih Persebaya Sampai Kaget dan Kecewa: Itu Bisa Ditertawakan!

PSSI Jadi Sorotan Lagi, Pelatih Persebaya Sampai Kaget dan Kecewa: Itu Bisa Ditertawakan!

Pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi dapat sanksi dari PSSI atas tindakan brutal saat melawan Persebaya. Foto: -Harian Disway-

PSSI Jadi Sorotan Lagi, Pelatih Persebaya Sampai Kaget dan Kecewa: Itu Bisa Ditertawakan! 

RADARCIREBON.COM - Keputusan PSSI menghukum pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi membuat pihak Persebaya Surabaya geram.

Pelatih Persebaya, Paul Munster sampai kecewa berat lantaran menurut dia sanksi yang dijatuhkan oleh federasi masih terlalu ringan kepada Wahyudi Hamisi.

Insiden yang melibatkan Wahyudi Hamisi terjadi dalam laga Persebaya vs PSS Sleman 2 Maret 2024 lalu. Hamisi melakukan pelanggaran keras. Bahkan cenderung brutal.

Pemain tengah PSS Sleman itu melakukan tindakah ilegal yang cukup parah. Dia menendang kepala Bruno Moreira, pemain Persebaya.

Saking brutalnya tindakan Hamisi, insiden itu pun sampai jadi perbincangan di media sosial.

Usai pertandingan, pihak Persebaya mengirimkan surat protes ke PSSI. Bajul Ijo mengajukan surat resmi yang isinya sangat tegas. Yaitu, menuntut federasi menegakan hukum seadil-adilnya.

BACA JUGA:7 Menu Buka Puasa yang Sehat dan Lezat, Wajib Banget Kamu Coba

BACA JUGA:Dibocorkan Bojan Hodak, Pemain Persib Ternyata Sempat Grogi

Menurut Persebaya, Hamisi layak mendapatkan sanksi keras dari PSSI akibat dari perbuatannya tersebut. Belakangan, PSSI memberikan sanksi kepada sang pemain.

Wahyudi Hamisi dihukum larangan bertanding sebanyak tiga kali. Kemudian dikenakan denda Rp 25 juta. 

Menanggapi hukuman tersebut, pelatih Persebaya, Paul Munster justru kesal. Dia geram karena menilai sanksi dari PSSI terlalu ringan.

"Saya kaget mendengar hal itu (hukuman kepada Hamisi). Menurut saya itu bisa ditertawakan. Karena hanya dilarang tiga kali bermain," kata Paul Munster dilansir dari Harian Disway. 

"Tapi semoga itu bisa dijadikan pelajaran bagi pemain di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3," imbuhnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: