4 Laporan 3 Temuan, Pelanggaran Pilkada 2024 di Kuningan Ditangani Bawaslu

4 Laporan 3 Temuan, Pelanggaran Pilkada 2024 di Kuningan Ditangani Bawaslu

Bawaslu Kuningan, melakukan penanganan terhadap dugaan pelanggaran selama proses Pilkada 2024 berlangsung.-Istimewa -Radarcirebon.com

Kendati demikian, terdapat pelanggaran administrasi. Temuan itu kemudian ditembuskan kepada Pj Bupati, Pj Gubernur, Dirjen Bina Desa, dan Dirjen Otonomi Daerah.

Termasuk pemasangan APK yang tidak sesuai peraturan. Pelanggaran ini diteruskan kepada KPU Kabupaten Kuningan untuk ditindaklanjuti.

BACA JUGA:5 Desain Interior Aestetik untuk Rumah Minimalis, Warna Cat dan Sirkulasi Udara yang Tepat

BACA JUGA:Kenalkan Produk UMKM Jabar ke Mancanegara, Dekranasda Jalin Kerja Sama dengan Dewata Nusantara Bali

Demikian pula dengan pelanggaran netralitas kepala desa. Meski tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilihan namun sudah dilaporkan kepada Pj Bupati, Pj Gubernur, dan Kemendagri untuk ditindaklanjuti.

Bawaslu Kuningan juga melaporkan data kampanye pasangan calon (paslon) Gubernur/Wakil Gubernur dan Bupati/Wakil Bupati. 

Total terdapat 54 kegiatan kampanye untuk Pilgub 2024 yang dilakukan oleh empat pasangan calon.

"Paslon 01 tercatat melakukan 3 kegiatan kampanye, Paslon 02 sebanyak 45 kali, Paslon 03 juga 45 kali, dan Paslon 04 sebanyak 2 kali. Kegiatan kampanye ini dilaksanakan dengan berbagai metode kampanye," ungkapnya.

Sementara untuk Pilkada Bupati/Wakil Bupati Kuningan, total kegiatan kampanye mencapai 973 kegiatan. 

"Paslon 01 melaksanakan 457 kegiatan, Paslon 02 sebanyak 253 kegiatan, dan Paslon 03 sebanyak 263 kegiatan kampanye," jelasnya.

Firman menegaskan bahwa pengawasan kampanye tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten, tetapi juga melibatkan jajaran pengawas pemilu di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. 

"Kami terus memantau setiap tahapan, untuk memastikan pelaksanaan pilkada berjalan sesuai aturan," tekadnya.

Bawaslu Kuningan berharap seluruh pihak dapat mematuhi aturan yang berlaku, agar Pilkada 2024 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan demokratis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: