Pesan Berantai Anggota Geng Motor Incar Mobil Plat E: Jangan Percaya Dulu, Simak Penjelasan Polisi

Pesan Berantai Anggota Geng Motor Incar Mobil Plat E: Jangan Percaya Dulu, Simak Penjelasan Polisi

Tangkapan layar video dengan narasi tawuran geng motor di Sukra, Indramayu, padahal video lama yang terjadi di Lampung. Foto:-Tangkapan layar-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Sebuah pesan berantai menyatakan adanya tindakan anggota geng motor yang mengincar mobil plat E di Indramayu.

Pesan berantai lewat aplikasi WhatsApp ini berisi kronologi bahwa telah terjadi tawuran geng motor di wilayah Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Dalam pesan itu disebutkan bahwa polisi menangkap salah satu ketua geng motor dari Pamanukan, Kabupaten Subang.

Dengan tertangkapnya ketua geng motor itu maka seluruh anggota geng motor wilayah antara Patok Beusi sampai Pamanukan melampiaskan dendamnya pada mobil yang berplat E.

BACA JUGA:Dari Sidang Panji Gumilang di Indramayu, Diduga Bayar Utang Pakai Uang Yayasan

BACA JUGA:Kapan Pembangunan Jalan Lingkar Sumber Dilaksanakan? Harief Purnomo: Proses Panjang

Disebutkan juga bahwa mobil Plat E yang sedang dalam perjalanan menuju Jakarta menjadi sasarannya.

Bahkan di video itu juga diperlihatkan beberapa korban yang sedang terbaring di rumah sakit akibat ulang geng motor.

Berikut ini isi pesan berantai tersebut selengkapnya:

"INFO PENTING UNTUK PLAT E !!!!

sehubungan atas kejadian kemarin di daerah sukra kab. indramayu telah terjadi tawuran geng motor,serta ada korban polisi yang di bacok. atas peristiwa itu polisi menangkap salah satu ketua geng motor bernama willy dari pamanukan. dengan tertangkapnya ketua geng motor maka seluruh anggota geng motor wilayah antara patok beusi sampai pamanukan melampiaskan dendamnya pada mobil mobil yang berplat E yang lewat dari dan akan ke jakarta. seperti kejadian tadi siang mobil berplat E di hentikan di daerah batang dan supirnya mengalami berbagai luka tusuk sajam serta kerusakan mobil. WASPADA BAGI SAUDARA SAUDARA YG INGIN PULANG KE INDRAMAYU."

Namun, Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Sukra, Ipda Nanang Dasuki, memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoax. 

BACA JUGA:Pencuri Motor Beraksi di Parkiran Masjid Cirebon, Ditinggal Korban Mandi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: