Bupati Imron Mengaku Dapat Tambahan Bekal dari Retret di Magelang: Disiplin Sangat Terasa

Bupati Cirebon, H Imron, bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Akmil Magelang.-Istimewa -Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Bupati Cirebon H Imron mengaku dapat tambahan bekal setelah berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi atau KDM saat retret di Megalang.
Dalam percakapan via telepon, Imron mengatakan kepada wartawan Radar Cirebon, bahwa dirinya merasakan banyak manfaat dari kegiatan retret yang diselenggarakan pemerintah pusat.
“Retreat ini sangat bermanfaat karena banyak diskusi dengan kepala daerah dari daerah lain. Juga adanya beberapa menteri yang menjadi pemateri,” katanya.
Selama mengikuti kegiatan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Imron mengaku dapat berinteraksi dengan pimpinan daerah lain.
BACA JUGA:Petugas Gabungan Gelar Razia Pekat di Kota Cirebon Jelang Ramadan, Ini yang Didapat
BACA JUGA:Mobil Tahu Bulat Hampir Ludes Terbakar, Dugaan Sementara Akibat Kebocoran Selang Gas
Imron juga memiliki kesempatan berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Imron mengatakan, dirinya dengan KDM membicarakan banyak hal terkait pemerintahan baik di Provinsi Jawa Barat, maupun di Kabupaten Cirebon.
“Dengan Pak Gubernur Kang Dedi Mulyadi, kami ngobrol banyak hal untuk Kabupaten Cirebon. Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Pemprov Jawa Barat akan saling bersinergi dalam melaksanakan pembangunan dan berbagai segi lainnya," ungkapnya.
Bupati Cirebon yang diusung PDI Perjuangan ini pun bersyukur bisa bertemu dengan para menteri dan menyimak materi yang mereka sampaikan.
BACA JUGA:Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri Jadi Saksi di Sidang Asusila di PN Kota Cirebon
BACA JUGA:Prabowo Ingin Penghematan Anggaran Diinvestasikan ke Industri yang Serap Tenaga Kerja
“Hari ini (Kemarin, Selasa 25 Februari, red) banyak menteri yang datang dan menjadi pemateri,” ujarnya.
“Ini menambah wawasan dan pengetahuan sekaligus menjadi tambahan bekal dalam membangun daerah. Penekanannya adalah bagaimana sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat," imbuh Imron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: