Daya Motor

Pengamen Dilarang Masuk GTC Cirebon Pasca Insiden Ribut dengan Pengunjung

Pengamen Dilarang Masuk GTC Cirebon Pasca Insiden Ribut dengan Pengunjung

Suasana di Pusat Kuliner GTC, Kota Cirebon.-Yogi Irfandi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Pengamen dilarang masuk GTC Cirebon pasca insiden ribut dengan pengunjung

Langkah tegas ini menjadi kesepakatan para pelaku usaha di kawasan kuliner Gunungsari Trade Centre (GTC), Kota Cirebon, setelah viralnya video keributan yang melibatkan sejumlah oknum pengamen dengan pengunjung.

Keputusan tersebut diambil sebagai upaya mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang datang menikmati kuliner malam di kawasan GTC. 

Selain memperketat pengawasan, para pemilik usaha juga berencana memasang spanduk larangan bagi pengamen dan pengemis memasuki area kuliner.

BACA JUGA:Kronologi Pengamen vs Pengunjung di Pusat Kuliner GTC Cirebon Berujung Baku Hantam

Owner Meogja dan Gudang Oyster, Kiki Khoirunnisa, mengatakan pemasangan spanduk merupakan bentuk komitmen pelaku usaha untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif.

"Kami berencana memasang spanduk bertuliskan 'Mohon Maaf, Pengamen dan Pengemis Dilarang Masuk Area GTC'. Harapannya, kejadian seperti kemarin tidak terulang lagi dan pengunjung bisa kembali merasa aman dan nyaman saat menikmati kuliner di sini," ujar Kiki.

Langkah tersebut mendapat dukungan dari banyak pengunjung maupun warganet yang menilai kawasan kuliner seharusnya menjadi ruang publik yang nyaman tanpa adanya tindakan yang meresahkan.

Video Keributan Pengamen dan Pengunjung Viral

BACA JUGA:Jarak Tempuh Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Tembus 462 KM, SUV Elektrik dengan Desain Modern untuk Keluarga

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi sekitar 43 detik yang memperlihatkan keributan antara sejumlah oknum pengamen dan pengunjung di kawasan kuliner GTC, Pasar Gunungsari, Kota Cirebon.

Dalam rekaman video itu terlihat adu mulut yang kemudian berujung aksi saling dorong hingga baku hantam. 

Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai mengganggu keamanan salah satu pusat kuliner favorit di Kota Cirebon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika sekelompok pengunjung sedang menunggu pesanan makanan sambil berbincang. Beberapa pengamen kemudian menghampiri dan meminta uang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait