Daya Motor

DPRD dan Pemkot Cirebon Sepakati Perubahan APBD 2026, UHC Jadi Perhatian

DPRD dan Pemkot Cirebon Sepakati Perubahan APBD 2026, UHC Jadi Perhatian

SEPAKAT: Penandatanganan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.-Cecep Nacepi-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - DPRD Kota Cirebon bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di Ruang Griya Sawala, Kantor DPRD Kota Cirebon, Rabu (30/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan DPRD Kota Cirebon, Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, serta sejumlah pihak terkait.

Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE mengatakan, pembahasan Perubahan APBD 2026 tidak mengalami perubahan substansial dibandingkan kesepakatan bersama mengenai Rancangan APBD (RAPBD) yang telah dilakukan sebelumnya.

Menurut Andrie, substansi yang disepakati dalam rapat paripurna masih sama dengan hasil pembahasan sebelumnya. Tidak terdapat perubahan signifikan dalam materi Perubahan APBD 2026.
“Kalau isinya sih sudah tidak ada perubahan sama sekali, sama seperti yang kemarin,” katanya.

BACA JUGA:Komisi III DPR Aklamasi Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Ia mengatakan, salah satu perhatian DPRD dalam pembahasan Perubahan APBD adalah keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) melalui kepesertaan BPJS Kesehatan. DPRD mendorong agar cakupan layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Cirebon tetap dipertahankan.

Di sisi lain, keterbatasan fiskal membuat Pemkot Cirebon harus lebih selektif dalam menentukan prioritas belanja. DPRD juga mendorong agar target pendapatan daerah yang telah disepakati dapat dioptimalkan sehingga tidak mengganggu belanja daerah.

Andrie mengingatkan, apabila realisasi pendapatan tidak mencapai target, pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian terhadap belanja. Belanja yang dinilai masih dapat ditunda dapat digeser ke tahun berikutnya untuk menjaga kemampuan keuangan daerah.

“Kalau memang nanti tidak tercapai pendapatannya, otomatis kita harus memotong belanja. Belanja-belanja yang kita anggap bisa diundur, kita undur sampai tahun depan. Jangan sampai gagal bayar, intinya begitu,” tegasnya.

BACA JUGA:Jangan Asal Pasang! Knalpot Free Flow atau Standar, Mana yang Cocok untuk Motor Harian?

Sementara itu, terkait Rencana Kerja (Renja), Pemkot Cirebon memastikan tidak terdapat banyak perubahan. Arah dan program yang telah direncanakan tetap menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

“Renja ya tetap, kita nggak ada banyak perubahan. Tetap seperti sama, hampir sama lah seperti 2026,” pungkasnya. (cep/adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait