Nama Bjorka sebelumnya sempat membuat gaduh publik karena berbagai aksi peretasan besar.
Seperti, kebocoran 6,6 juta data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), penjualan 34 juta data paspor warga Indonesia, hingga klaim serangan ransomware terhadap bank swasta nasional. (*)